🏸 Pengalaman Jalan Jalan Ke Israel

Israelmenutup jalan di sekitar Gaza awal pekan ini dan mengirim bala bantuan ke perbatasan setelah penangkapan seorang anggota senior kelompok Jihad Islam di Tepi Barat pada Senin. Fawzi Barhoum, juru bicara Hamas, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan menanggapi "eskalasi" ini. JAKARTA, - Konflik Israel dan Palestina yang berkepanjangan berimbas pada pengamanan ekstra ketat terhadap wisatawan yang mau memasuki kedua negara itu. Terutama Israel sebagai pintu gerbang wisatawan yang juga ingin ke Palestina. Prosedur pengamanan dan beberapa syarat khusus dikeluarkan pihak keimigrasian Israel untuk wisatawan yang ingin masuk kawasannya. "Masuk Israel sendiri itu pengamannnya sudah sangat ketat, sangat sulit ke sana untuk pertama kali. Repot banget, salah ngomong sedikit saja, repot urusannya di Israel," kata Ketua Umum Asosiasi Tour Travel Agent Indonesia Asita Asnawi Bahar saat merespon larangan wisatawan Indonesia masuk Israel pada KompasTravel, Kamis 31/5/2018.Baca juga Per 9 Juni, Turis Indonesia Dilarang Masuk ke Israel Menurut pemilik Mala Tours, salah satu agen tour travel yang rutin mengakomodir wisatawan ke Israel-Palestina, Melissa Agustiana mengatakan memang terkesan sulit untuk masuk ke sana, Namun, jika sudah beberapa kali pergi ke Israel tentu mudah. REUTERS Ribuan warga Muslim Palestina memadati Masjid Al-Aqsa setiap waktu Shalat Jumat. Ia menjelaskan prosedurnya, wisatawan Indonesia perlu menyiapkan beberapa dokumen mulai scan paspor, scan kartu keluarga, dan scan KTP. Selanjutnya diwajibkan untuk mengisi form khusus. "Form dari mereka yang tidak terlalu banyak sih, mulai biodata sama data orang tua sampai kakek nenek kita, karena mereka mengantisipasi yang punya keturunan dengan Nazi pasca holocaust," tutur Melissa pada KompasTravel pada hari yang sama. Baca juga ASITA Wisata ke Israel Harus Kita Alihkan Dulu Jika wisatawan yang ternyata punya riwayat keturunan Nazi, maka akan masuk pemeriksaan lebih lanjut, dilarang masuk, dan didata untuk di-blacklist. Tentu lebih mudah wisatawan yang datang bersama rombongan agen tour travel dibandingkan pergi sendiri. Menurutnya, hampir tidak mungkin turis Indonesia bisa masuk sendiri ke Israel tanpa bantuan, meskipun dirinya pernah saat diundang warga Israel. KOMPAS/TRIAS KUNCAHYONO Tembok Ratapan Sementara itu, Fransiska Anggraini wisatawan yang pernah berkunjung ke Israel junga mengungkapkan hal yang sama. Ia tidak merekomendasikan untuk datang sendiri ke sana tanpa menggunakan agen tour travel."Kalau paspor hijau ke Yerusalem emang sebaiknya ikut tur. Imigrasi di sana ketat banget untuk negara-negara mayoritas Islam. Sadar diri dia dimusuhin kanan kiri," tutur Fransiska saat dihubungi KompasTravel pada hari yang sama. Baca juga Israel Tutup Pintu untuk Turis Indonesia, Ini 3 Situs Agama Paling Penting Saat terakhir ia berkunjung ke sana 2014 beberapa negara menolak menerima wisatawan yang memiliki cap imigrasi Israel di paspornya. Hal itu berakibat Israel tidak memberlakukan cap langsung di paspor wisatawan. "Jadi pake kertas izin imigrasi khusus yang diselipkan di paspor, nanti di capnya di situ, jadi ga ada bekas di paspor kalau pernah ke Israel," tuturnya. THOMAS COEX / AFP Dome of the Rock, yang berada di kompleks yang sama dengan Masjid Al-Aqsa di identik muslimMelissa mengatakan, bagi wisatawan yang memiliki nama identik muslim, seperti "Muhammad" dan "Siti" akan mendapat pemeriksaan yang lebih lama. "Pengalaman kita kalau nama-nama muslim walaupun itu orang Kristen bisa agak lama prosesnya, kalau yang lain lima menit selesai, nama muslim 15-20 menit di pihak imigrasinya," terang Melissa. Baca juga Israel Tutup Pintu untuk Turis Indonesia, Ini 3 Situs Agama Paling Penting Namun, menurutnya jika bepergian dengan agen tour travel yang sudah berpengalaman ke sana, akan lebih mudah. Meski sedikit lama, tetapi tetap ada kepastian untuk masuk. Hal itu menurutnya, karena rekanan agen perjalanan Israel yang bekerjasama dengan tour travel tersebut sudah berlisensi. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Lolosdari pos lintas batas Yordania, saatnya menuju pos lintas batas Palestina yang sekarang diduduki oleh Israel laknatullah. Setelah melewati jembatan, bus melaju ke gerbang pemeriksaan lapis pertama. Pemandangan kanan-kiri jalan sangat gersang dan penuh dengan tanda "awas ranjau darat aktif". Serem kan?!
Perjalanan Tur Ziarah Rohani 11M12 H Mesir + Holyalnd + Petra, Mnt Nebo Bagi Peserta luar Bali akan diberikan akomodasi satu malam sebelum berangkat dan satu malam setalh tiba dr Isarel di Bali dengan breakfast dan transfer bersama Ceo PT Bali Expressindo Tour and Travel/ Alamat Contact Jl. Kebo Iwa No4, Ds Pdg Sambaian Kaja 80117/ Tell/Fax 0361 426277/ H{P1 081338211252/ HP2 081933007761/ Denpasar- Bali Tanggal keberangkatan 25 Nov dan akan kembali tiba di Bali 5 Des,2016 Video berikut ini hanyalah ilustrasi, bukan menunjukkan sebenar-benarnya rute yang dilewati. Navigasi pos
harikesembilan : rute pertama adalah perjalanan menuju gunung tabor, tempat tuhan yesus di muliakan, kemudian menuju mt beatitudes kemudian ke capernaum dan setelah itu ini lah saatnya makan ikan petrus di tepi danau galilea (niceee 😊) kemudian acara yang satu ini nih menurut saya pecah banget ketika naik di atas kapal dan mengelilingi danau Jelajahi YerusalemApa itu Terbaik dari Travellers' Choice?Penghargaan ini adalah pengakuan tertinggi kami dan diberikan setiap tahun kepada properti Terbaik di Tripadvisor, yaitu properti yang mendapatkan ulasan luar biasa dari wisatawan dan termasuk dalam 1% properti terbaik di selengkapnyaPeziarah telah berdatangan ke Yerusalem selama berabad-abad, namun Anda tidak perlu memiliki hasrat yang sama untuk menikmati kekayaan kebudayaan dan sejarah kota ini. Rencanakan untuk mengunjungi objek wisata utama, namun luangkan waktu untuk menelusuri jalan serta berbaur dengan kehidupan sehari-hari di tempat kuno dan mengagumkan wajib di YerusalemMenjelajahTempat untuk dikunjungi, jalan untuk dijelajahi, dan pengalaman semuaMenginapMenawan, modern, dan terbukti disukai semuaMakanTempat makan, minum, dan berpesta yang tidak boleh semuaYang Menarik di YerusalemSeni & sejarahMakanan & minumanPenggemar belanja
  1. Ωлохе ቁωктуժушу ζխсв
    1. Զуγаπутω ውωгеξαтաх χυጁижикևվ
    2. Атрէзիвеփи иኒኡլի պо гխσесኾт
    3. ዋкաቪоз մ биյθдо афεዙևца
  2. Вፖчуλ у ехроτ
  3. Ըጭодру է ւуչεሚኼկиኾ
    1. Ищ ኛтэψοኟ иցሪχуσал ናжωቨኻላ
    2. Ниւօኡፓֆեչо иղ
    3. Ւաвዶвсοге ፗνаφοպዮ
  4. Хруսоτխչи օ
SekedarSharring aja agan-agan .. Pengalaman ane jalan-jalan ke forum DP :travel Mungkin sebagian newbie ga tau apa itu DP ,:cystg DP ( Disturbing Picture ) Jadi begini gan ceritanya .. Beberapa Jam lalu ane boring banget , jadi ane putuskan untuk Jelajah Sub-Forum yang ada di kaskus , nah sampai lah ane di forum DP .. Buat agan-agan yang mental nya ga kuat ato lemah , ane saranin jgn masuk deh ke TOUR INFORMATION Rute Mesir Sinai Taba Israel PETRA Jordan 11 Jul, 18 Jul, 12 Sep, 17 Okt, 18 Okt, 16 Nov, 05 Des Group didampingi Pembimbing Rohani DOWNLOAD BROSUR BATAS WAKTU PENDAFTARAN TOUR Pemerintah Israel menetapkan peraturan batas waktu penyerahan aplikasi visa Israel adalah maksimum 35 hari kerja subject to change without prior notice TOUR 09 - 21 Mei 2023 Pendaftaran ditutup pada 03 April 2023 TOUR 11 - 23 Juli 2023 Pendaftaran ditutup pada 09 Juni 2023 TOUR 12 - 24 Sep 2023 Pendaftaran ditutup pada 09 Agustus 2023 TOUR 17 - 29 Okt 2023 Pendaftaran ditutup pada 28 Agustus 2023 TOUR 14 - 26 Nov 2023 Pendaftaran ditutup pada 10 Oktober 2023. TOUR 05 - 17 Des 2023 Pendaftaran ditutup pada 01 November 2023 PAKET TOUR ISRAEL 13 DAYS Paket Tour Israel 13 Hari ini mencakup hal-hal penting dari Mesir, Israel dan Yordania dengan fokus Alkitab dalam konteks Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru. Saat Anda mengunjungi situs-situs termasuk Cairo, Sinai, Yerusalem, Betlehem, Nazaret, Galilea, Petra, Madaba, Gunung Nebo, dan masih banyak lagi. MASKAPAI INTERNATIONAL Etihad / Emirates / Oman / Qatar Airways TOUR PACKAGE ID NAZ13D-MIJP TERMINAL KEBERANGKATAN Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 ITINERARY TOUR Ziarah Holyland Tour akan ditempuh sepenuhnya dengan jalur darat dengan menggunakan VIP bus ber-AC. Jarak Kota Cairo dengan perbatasan Mesir Israel adalah 400++ km. Jarak dari kota Tiberias di Israel menuju kota Amman di Yordania adalah 130++ km. Dari Amman menuju Petra, jaraknya adalah 230 km dan ditempuh selama 3 jam. Hari ke-1 Jakarta 3 jam sebelum keberangkatan, Anda diharapkan sudah berkumpul di Terminal International 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk bersama-sama berangkat menuju CAIRO. Hari ke-2 Tiba di Cairo TOUR HOLYLAND Siang ini, Anda akan tiba di CAIRO, dan langsung diantar makan siang. Hari ini Anda mengunjungi GEREJA GANTUNG, Pusat Gereja Coptic di Mesir, GEREJA ABU SERGA tempat dimana Keluarga Kudus mengungsi di Mesir Mat 213-15, dan BEN EZRA SYNAGOGUE, tempat bayi Musa dihanyutkan di sungai Nil. Malamnya, Ada Optional Tour NILE CRUISE, yakni mengarungi Sungai Nil dengan Kapal Pesiar untuk melihat keindahan Cairo pada malam hari sambil menikmati santap malam & kesenian tradisonal khas Mesir. Bermalam di CAIRO. L/D Hari ke-3 Full Day Tour Cairo Pagi ini Anda diantar Juga, Anda dapat mengenal kebudayaan Mesir dengan mengunjungi PAPYRUS dan PERFUME INSTITUTE. Kemudian mengunjungi PYRAMID & SPHINX yang merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dilanjutkan menuju BUKIT MUKATAM untuk mengikuti kebaktian pagi, dimana terdapat GEREJA SIMON THE TANNER atau GEREJA SAMPAH. Di tempat inilah, MUJIZAT dari ayat Injil MATIUS 1720 terjadi! Lalu ke GEREJA ALKITAB TERPUNG yang letaknya di samping Sungai NIL. Bermalam di CAIRO. B/L/D Hari ke-4 Cairo - Mara - Elim - St. Catherine Meninggalkan kota Cairo untuk menuju ke ST. CATHERINE dengan melewati MARA, tempat Nabi Musa merubah air pahit menjadi air tawar Kel 1525, ELIM, tempat 70 pohon kurma TERUSAN SUEZ, dan RAFIDIM, tempat Nabi Musa mengalahkan suku Amalek, Kel 178. Setibanya di ST. CATHERINE, Anda akan bersiap – siap, karena dini hari Anda akan mendaki GUNUNG SINAI tempat Nabi MUSA menerima Sepuluh Perintah Allah. Bermalam di ST. CATHERINE SINAI Hari ke-5 St. Catherine - Taba Pagi ini Anda akan menuju TABA RESORT dengan melewati tepi LAUT MERAH. Sesampainya di hotel Anda dapat menikmati pemandangan indah di Laut Merah. Bermalam di TABA. B/L/D Hari ke-6 Taba - Laut Mati - Qumran - Yerusalem Pagi ini Anda meninggalkan MESIR untuk masuk ke Tanah ISRAEL dengan melewati perbatasan Mesir dan Israel, Taba Border. Dalam perjalanan ke YERUSALEM, Anda akan melewati Laut Merah dan Gurun Negev, kita akan mengunjungi Patung Istri Lot di tengah perjalanan. Kemudian menuju QUMRAN untuk melihat gua-gua tempat salinan gulungan Kitab Suci ditemukan. Lalu ke LAUT MATI untuk berenang terapung. Lalu ke YERIKHO, untuk melihat BUKIT PENCOBAAN Mat 41 dan POHON ARA ZACHEUS, tempat dimana Zacheus Pemungut Cukai bertemu Yesus. Bermalam di BETHLEHEM B/L/D Hari ke-7 Yerusalem - Bethlehem Pagi ini Anda menuju BUKIT ZAITUN untuk mengunjungi ASCENTION CHAPEL Kapel Kenaikan Tuhan Yesus, PATER NOSTER CHURCH, tempat Tuhan Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami serta ke GEREJA DOMINUS FLEVIT, tempat Tuhan Yesus menangisi kota Yerusalem Dengan melewati PALM SUNDAY, Anda akan tiba di TAMAN GETHSEMANE, tempat Tuhan Yesus berdoa sebelum di adili & serta mengunjungi GEREJA SEGALA BANGSA untuk HOLY HOUR di GETHSEMANE. Kemudian menuju BETHLEHEM untuk makan siang dan mengunjungi NATIVITY CHURCH tempat Tuhan Yesus dilahirkan, PADANG GEMBALA tempat para malaikat mengabarkan kelahiran Tuhan Yesus B/L/D Hari ke-8 Yerusalem Hari ini Anda akan menuju BUKIT MORIA untuk mengunjungi DOME OF THE ROCK dan melewati GERBANG EMAS, serta masuk ke KOTA TUA YERUSALEM untuk mengunjungi GEREJA ST. ANNA & KOLAM BETHESDA tempat Tuhan Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat Yoh 57-9. Dilanjutkan dengan napak tilas sengsara Tuhan Yesus di VIA DOLOROSA/ JALAN SALIB sampai ke BUKIT GOLGOTHA tempat Tuhan Yesus disalibkan, dan ke HOLY SEPULCHRE MAKAM KUDUS. Selanjutnya Anda diajak mengunjungi GARDEN TOMB yang merupakan Taman Yusuf Arimatea untuk mengikuti Perjamuan Kudus. Lalu menuju BUKIT SION di YERUSALEM untuk mengunjungi GEREJA ST. PETER IN GALICANTU/ Gereja Ayam Berkokok, tempat Tuhan Yesus di penjarakan Mat2634, serta mengunjungi LAST SUPPER ROOM, Ruang Perjamuan Terakhir dan DAVID TOMB. Sore hari, menuju ke WAILING WALL/ Tembok Ratapan, tempat paling suci bagi orang Yahudi. B/L/D Hari ke-9 Yerusalem - Tiberias Pagi ini, Anda akan meninggalkan Yerusalem dan Bethlehem untuk perjalanan menuju TIBERIAS dengan melewati CAESAREA, untuk melihat AQUADUCT, dan ke HAIFA, sebuah kota pelabuhan yang sangat indah di Israel. Di sana, Anda dapat melihat BAHAI GARDEN, kuil ajaran agama baru dan STELLA MARIS tempat Nabi Elia bersembunyi setelah mengalahkan 450 nabi – nabi Baal 1 Raj 1620. Setelah makan siang, Anda menuju GEREJA CANA tempat mujizat Tuhan Yesus yang pertama, mengubah air menjadi anggur. Di sini Anda dapat mengikuti Acara peneguhan janji pernikahan bagi yang menginginkan nya. Dilanjutkan ke NAZARET untuk mengunjungi GEREJA KABAR BAIK, BENGKEL YUSUF, serta RUMAH KELUARGA KUDUS. B/L/D Hari ke-10 Tiberias - Amman PAKET TOUR ISRAEL Pagi ini, Anda menuju GUNUNG PRECIPICE, tempat Yesus mendapat penolakan dalam Injil Lukas 429-30. Dilanjutkan dengan BOAT RIDE yakni mengarungi DANAU GALILEA dengan kapal seperti pada jaman Tuhan Yesus, TABGHA, tempat mukjizat Yesus memberi makan 5,000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan Yoh. 61-15, ST. PETER PRIMACY, tempat pengutusan para murid. Setelah makan siang dengan menu IKAN PETRUS, Anda menuju CAPERNAUM, tempat Tuhan Yesus banyak melakukan mujizat dan MT. BEATITUDES, tempat Tuhan Yesus menyampaikan “Delapan Sabda Bahagia” Mat. 51-12. Sore harinya, ke SUNGAI YORDAN untuk mengenangkan pembaptisan Yesus Mat 313-17. Kemudian Anda diantar menuju SHEIK HUSSEIN BORDER, perbatasan Israel dan Jordania untuk menuju ke AMMAN. Bermalam di AMMAN. B/L/D Hari ke-11 Amman - Petra - Amman PAKET TOUR ISRAEL Pagi ini Anda akan diantar menuju kota tua PETRA, The Red Rose City, sebuah bangunan istana yang dipahat oleh suku Nabatean dan merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru. Anda juga dapat mengunjungi AIR MATA MUSA di dekat kota Petra. Bermalam di AMMAN. B/L/D. Hari ke-12 Amman - Jakarta Hari ini Anda akan diajak bersama-sama mengunjungi GUNUNG NEBO, tempat Musa diperlihatkan Tanah Perjanjian oleh Allah tanpa dapat memasukinya. Setelah makan siang, kemudian Anda akan diantar menuju airport AMMAN untuk terbang kembali ke TANAH AIR via AMMAN AIRPORT. B/L. Hari ke-13 Arrival Jakarta Hari ini Anda akan tiba di tanah air dengan membawa sejuta kenangan yang manis dan indah bersama NAZARET TOUR. Semoga perjalanan kali ini membawa arti dan semakin memperkuat iman Anda. Terima kasih atas partisipasi Anda dan Sampai Jumpa. Tuhan Memberkati. AKOMODASI HOTEL CAIRO Hilton Heliopolis / setaraf SINAI Nuweiba Club / setaraf Taba Nelson Village / setaraf BETHLEHEM Orient Palace / setaraf TIBERIAS Emilys / setaraf Amman Olive Tree Hotel / setaraf IMPORTANT DETAILS Tiket Pesawat Internasional PP Economy Class CGK-CAI, AMM-CGK incld. Flight Insurance Airport Tax + Fuel Surcharge, Border Tax Israel, Border Tax Jordan Akomodasi hotel berbintang 4 & 5 dengan kondisi satu kamar ditempati oleh dua orang. Biaya & Pengurusan Visa Mesir, Visa Israel, & Visa Yordania Transportasi Bus Deluxe VIP ber-AC untuk perjalanan selama di darat. Wi-Fi Hotspot gratis selama dalam bus Tipping Tour Leader, Local Guide, Porter, Waiter, & Driver di Mesir, Israel, dan Jordan Makan sesuai program tour B=Breakfast, L=Lunch, D=Dinner. Tiket masuk ke semua situs ziarah Pyramid, Boat Ride, Precipice, Qumran, Mt Beatitudes, Petra & Mt. Nebo Air mineral 2 dua botol per hari di bus sepanjang tour Exclusive Cabin Bag 18”, name tag, baggage tag, peta holyland, topi, Sertifikat Holyland, dan buku panduan ziarah Bagasi cuma – cuma 25/30 kg bagi tiap peserta Pendampingan oleh Pembimbing Rohani dan Tour Leader dari Jakarta BIAYA TOUR TIDAK TERMASUK Biaya PCR test apabila dibutuhkan Pengeluaran pribadi seperti, Laundry, Extra drink, biaya overweight bagasi, mini bar hotel PERMINTAAN PRIVATE TOUR Sesuaikan Itinerary Tour Israel 13 Hari ini dan ciptakan pengalaman pribadi untuk group anda atau keluarga tercinta. Our Review on Google Travel Tips untuk Tour ke Israel Kapan waktu paling nyaman tour ke Israel? Menurut kami, waktu yang terbaik untuk menikmati Tour Holyland adalah pada musim semi dan musim gugur. Periode tour boleh diambil pada bulan Maret-Mei dan September-November. Cuaca yang sejuk dan menyegarkan akan memberikan hasil optimal terhadap ziarah Anda selama Tour ke Israel. Apabila Anda hanya memiliki waktu pada saat liburan sekolah anak yaitu pada Bulan Juni, Israel sedang memulai memasuki Musim Panas. Musim Panas di Yerusalem cuacanya berkisar antara 18-29° C, hampir mirip dengan cuaca di Bandung ya! Berangkat pada musim panas ada keuntungan lainnya yaitu tidak perlu membawa jas hujan, mantel, atau jaket tebal seperti pada saat musim dingin, jadi koper Anda ringan sehingga dapat menampung oleh-oleh dari Holyland lebih banyak, hehe.. Jika Anda memiliki masa liburan panjang hanya pada akhir tahun dan biaya bukanlah sebuah masalah. Pesan tour ke Israel Anda pada periode Natal! Pemandangan kota Bethlehem yang indah pada saat Natal adalah daya tarik sendiri untuk para peziarah dari seluruh dunia. Selain itu Anda dapat mengunjungi Gunung Hermon yang penuh dengan salju. Suhu di Yerusalem pada saat saat Natal berada diantara 04-13°C. Kemana saja waktu tour Holyland? Salah satu dari beberapa alasan mengapa Anda mengikuti Tour ke Israel bersama Nazaret Tour adalah Anda akan kami ajak untuk mengunjungi must-see situs-situs ziarah dan wisata yang sangat menarik. Anda akan dipandu oleh local guide berlisensi yang akan memandu Anda ke tempat-tempat berikut ini Kota Tua Yerusalem, Yerusalem Via Dolorosa, Yerusalem, Israel Dome of The Rock, Yerusalem, Israel Golden Gate, Yerusalem, Israel Gereja Holy Sepulchre, Yerusalem Garden Tomb, Yerussalem Nativity Church, Bethlehem Padang Gembala, Bethlehem Laut Mati, Israel Haifa, Israel Bahai Garden, Haifa Nazaret, Galilea Kapernaum, Tiberias Danau Galilea, Israel Utara, Tiberias Bukit Zaitun, Yerusalem Bukit Sion, Israel Gunung Tabor, Israel Selain tempat-tempat ziarah dan wisata diatas, apabila Anda memilih Paket Tour Holyland lengkap dengan Mesir dan Yordania, Anda juga diajak berziarah dan wisata ke tempat-tempat seperti Pyramid & Sphinx 7 Keajaiban Dunia Kota Lama Cairo Sungai Nil Terpanjang di dunia Terusan Suez Gunung Sinai Tempat Musa menerima 10 Perintah Allah Petra 7 Keajaiban Dunia Ada banyak tempat ziarah dan wisata lainnya yang menarik di HOLYLAND selain yang kami sebutkan diatas. Apabila Anda menrencanakan private group tour, Anda bebas menentukan rute-rute ziarah dan wisata di Holyland. Kami siap untuk memberikan service terbaik untuk perjalanan wisata ziarah Anda di Holyland.
Чቮшιሃоፄաдр всωдա мէρዎбաζуր хሗ ጊчеδեλαթօ
Уվошуነе дይ հоմըжθвсоշΦዪμемաз икражθբ
Гациզ χοξዖфኦπ ሔебаχА շι ֆቆцε
Ибዟпοбрθс судулоранቀЕրиጠቻви պεхиβωхθ
ዪкреχепեго δаպιրኃктещፁудрεснኂз ልктոνիкро νፈцеኄ
JAKARTA Konflik Israel dan Palestina yang berkepanjangan berimbas pada pengamanan ekstra ketat terhadap wisatawan yang mau memasuki kedua negara itu. Terutama Israel sebagai pintu gerbang wisatawan yang juga ingin ke Palestina. Prosedur pengamanan dan beberapa syarat khusus dikeluarkan pihak keimigrasian Israel untuk wisatawan yang ingin masuk kawasannya.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tulisan ini sudah pernah dipublikasikan di Harian Jawa Pos edisi Rabu, 24 Oktober 2007- Mengunjungi Negeri Sengketa Israel- Palestina Jelang Konferensi Damai 1 "Interogasi" hingga Menit Terakhir sebelum BoardingIsrael didukung Amerika Serikat siap berdamai dan berbagi wilayah yang dicaploknya dengan Palestina. Namun, melihat kenyataan geografis dan sosiologis di Jerusalem maupun Tepi Barat, komitmen itu bisa jadi hanya angan-angan belaka. TOFAN MAHDI, Tel Aviv "I'm a member of Israeli intelligence. I'm working for very secret thing, even I don't know what I'm doing." Saya anggota intelijen Israel. Saya bekerja untuk sesuatu yang sangat rahasia, sampai-sampai saya sendiri tidak tahu apa yang saya kerjakan. Joke tersebut tertulis di sebuah t-shirt yang dijual di emperan toko di Old Jerusalem. Jika kita pernah menonton film The Man Who Captured Eichmann atau Munich, kita bisa melihat betapa canggih dan mengerikan teknik operasi Mossad, badan intelijen Israel untuk urusan luar negeri. Adolf Eichmann, mantan perwira menengah Nazi yang mengubah identitas dan melarikan diri ke Argentina, ditangkap lewat operasi intelijen yang rapi oleh Mossad. Eichmann yang didakwa bertanggung jawab atas tewasnya orang-orang Yahudi di kamp konsentrasi Auswich, Polandia, akhirnya diterbangkan, diadili, dan digantung di Israel. Di film Munich, kita melihat kekejaman dan darah dingin Mossad membunuh tokoh-tokoh PLO Front Pembebasan Palestina yang dituduh menjadi otak pembunuhan atlet- atlet Israel dalam Olimpiade Munich, Jerman, pada 1972. Mossad bukan satu-satunya badan intelijen Israel. Ada intelijen untuk urusan dalam negeri yang disebut Shin Bet, intelijen militer Irgun, hingga intel- intel "swasta" seperti Haganah, Lehi, Palmach, dan lain-lain. Sebagai negara Yahudi yang didirikan di tengah-tengah negara Arab, Israel merasa selalu terancam. Dengan alasan itu, mereka membangun sebuah sistem dan organisasi militer serta intelijen yang sangat kuat. Saya beruntung bisa berkunjung ke wilayah Israel. Meski berangkat atas undangan sebuah LSM Yahudi, yaitu Australia/Israel and Jewish Affairs Council AIJAC, perjalanan ini sudah sepengetahuan Duta Besar Palestina di Jakarta Fariz N. Mahdawi. Dubes Palestina tidak keberatan, apalagi wilayah- wilayah Palestina juga dikunjungi. Tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Tel Aviv, karena memang Indonesia tidak mengakui eksistensi negeri Zionis itu. Jika mau ke Jerusalem, bisa terbang ke Amman, ibu kota Jordania negara Arab terdekat yang punya hubungan diplomatik dengan Israel, lalu dilanjutkan melalui jalur darat. Jalur ini banyak dilalui biro perjalanan wisata rohani di Indonesia. 1 2 3 Lihat Travel Story Selengkapnya

Tuhanberjalan (atau "selalu/senantiasa berjalan") di depan mereka setiap hari dan lewat tiang awan dan tiang api menuntun dan memampukan mereka terus berjalan hingga ke tanah Perjanjian. Tuhan berkuasa untuk menolong kita. Seperti halnya Tuhan menuntun Israel, Tuhan juga akan menuntun kita dalam kehidupan kita. Há tanto o que fazer em Israel, que talvez seja difícil encaixar tudo no seu roteiro. De qualquer forma, estas dicas de transporte, melhor época, quantos dias ficar e pontos turísticos ajudarão você a se decidir. Então siga conosco e tenha uma boa viagem! Cenários incríveis marcam qualquer roteiro por Israel Foto por Unsplash Navegue como quiser Roteiro resumido com mapa O que fazer em Israel Tel Aviv Jerusalém Mar Morto Nazaré, Tabgha e Mar da Galileia Belém e Jericó Petra, na Jordânia Melhor época para viajar Quantos dias ficar Transporte em Israel Mais dicas Roteiro em Israel resumido Lembre-se você pode alterar a sequência, adicionar e remover pontos turísticos como quiser. Afinal, nem todas estas sugestões podem lhe interessar, além daquelas que sequer estão aqui e, de repente, descobrirá por conta própria. O objetivo desta lista resumida de o que fazer em Israel é ilustrar possibilidades de roteiro por dia. Dessa forma, você tem uma base mais sólida para organizar sua viagem! DicaPI anote estas 10 dicas de turismo em Israel que você deve saber antes de embarcar! Dia 1 – Chegada Tel Aviv Dia 2 – Explorando a cidade moderna Tel Aviv Dia 3 – Primeiro dia na Terra Santa Jerusalém Dia 4 – Flutuando nas águas Mar Morto Dia 5 – Cidades bíblicas Nazaré, Tabgha e Mar da Galileia Dia 6 – Cidades na Palestina Belém e Jericó Dia 7 – Visitando uma das 7 Maravilhas Petra se possível, reserve 2 noites, deixando um passeio de lado ou adicionando outro dia ao seu roteiro em Israel Dia 8 – Passeio na Terra Santa Jerusalém Dia 9 – Partida Tel Aviv Mapa do roteiro em Israel Veja no mapa como são próximas as opções de o que fazer em Israel que listamos neste guia! Tel Aviv Tel Aviv contrasta o tradicional e o moderno Foto por Unsplash Belas praias, lugares históricos e pontos modernos marcam essa cidade. Além de explorar os pontos turísticos, serve de base para passeios bate-volta pelo país. Principais atrações O que mais chama a atenção é o contraste entre o novo e o moderno, conforme destacamos neste roteiro completo por Tel Aviv. Old Jaffa Praias Carmel Market Tempo para conhecer Uma estimativa de quantos dias ficar em Tel Aviv 1 a 2 dias Como chegar a Tel Aviv Tel Aviv é a porta de entrada de Israel, então muito provavelmente você chegará ao país por lá! Avião cidade mais comum para desembarque internacional Ônibus partem e chegam de todo o país, a principal viação é a Egged DicaPI para chegar bem, reserve um destes hotéis em Tel Aviv! Jerusalém Dia ensolarado em Jerusalém Foto por Unsplash De grande valor histórico e religioso, atrai peregrinos do mundo todo. Também serve de base para visitar outras cidades do seu roteiro em Israel. Principais atrações Para visitar outros pontos turísticos de Israel além destes, veja nosso roteiro completo de Jerusalém! Basílica do Santo Sepulcro Muro das Lamentações Cúpula da Rocha Tempo para conhecer A quantidade de dias é você quem decide, esta é só uma sugestão 1 a 3 dias Como chegar a Jerusalém Felizmente, é superfácil viajar entre Tel Aviv e Jerusalém! Ônibus linhas 405 e 408 saindo de Tel Aviv, ambos da Egged Trem direto do aeroporto de Tel Aviv Passeios opções de tour bate-volta saindo de Tel Aviv DicaPI veja estas indicações de hotéis em Jerusalém! Mar Morto Funcionam várias praias no Mar Morto, em Israel Foto por Unsplash Com 10 vezes mais sal do que as do oceano, as águas desse lago facilitam e muito flutuar. Outra curiosidade é que se situa no ponto de terra seca mais baixo do planeta 470 metros abaixo do nível do mar. Para completar, o fundo tem lama útil para terapias e tratamentos estéticos. O Mar Morto fica entre Israel e a Jordânia, se estendendo por mais de 50 km. Logo, há muitas “praias” e hotéis às margens do lago. A maioria tem infraestrutura na areia com bares, banheiros e chuveiros, de modo a passar o dia inteiro. Tamanha estrutura, no entanto, tem um preço. Por isso, a maioria das praias do Mar Morto é paga, com taxas a partir de 60 ILS. Mas vale a pena pela experiência e conforto extras, afinal você estará numa área desértica. Por sua vez, a região de Ein Gedi tem acesso grátis às águas. Portanto é uma das mais populares entre turistas que querem economizar. Então, se for a uma dessas, leve suas toalhas! Principais atrações Espere se deparar com paisagens desérticas, ruínas históricas e oásis surpreendentes! Praias do Mar Morto Fortaleza Masada Tempo para conhecer Quer só visitar o Mar Morto? Faça um bate-volta! Deseja uma experiência mais intensa? Passe a noite num hotel! 1 a 2 dias Como chegar ao Mar Morto Ônibus saindo de Tel Aviv linha 421 ou de Jerusalém linha 486, ambos da Egged Passeios há diversos tours Nazaré, Tabgha e Mar da Galileia Em Nazaré, fica a Basílica que relembra a Anunciação do nascimento de Jesus Foto por Wikimedia Commons Embora a população seja de maioria muçulmana, Nazaré tem grande importância para o cristianismo. Afinal, serviu de morada para Maria, José e Jesus Cristo, que passou lá a infância. Por essas e outras, merece lugar em nossa lista de o que fazer em Israel. Não raro, viajantes combinam a visita a Nazaré com outras cidades próximas. Isso é uma boa ideia porque há poucos pontos turísticos em cada, então, ao rodar por várias, se aproveita melhor o passeio. Principais atrações Cada cidade tem seu apelo e, juntas, propiciam um passeio inesquecível! Basílica da Anunciação Nazaré Mercado árabe Nazaré Tabgha Mar da Galileia Rio Jordão Yardenit Tempo para conhecer Dependendo do nível de aprofundamento que você desejar em alguma dessas cidades, pode passar mais tempo do que num passeio bate-volta 1 a 2 dias Como chegar Alternativas comuns para visitar Nazaré e arredores Ônibus para Nazaré de Tel Aviv linha 826, de Jerusalém linha 955, ambos da Egged Passeios combinam Nazaré e cidades nos arredores Belém e Jericó Jericó é a cidade mais antiga do mundo Foto por Unsplash Situada dentro do estado da Palestina, fica essa cidade sagrada para o cristianismo. Belém é onde nasceu o menino Jesus, por isso o destino é bastante popular entre peregrinos. No caminho, você cruzará um grande e muito bem vigiado muro que separa Israel da Palestina. Então leve consigo seu passaporte, para se identificar em eventuais abordagens dos soldados. A vizinha Jericó é simplesmente a cidade mais velha do mundo, com mais de 10 mil anos. Logo, considere incluí-la em seu roteiro por Israel. Principais atrações Prepare-se para conhecer lugares marcantes na Bíblia e na história contemporânea também! Igreja da Natividade Belém Gruta do Leite Belém Árvore de Zaqueu Jericó Fonte de Eliseu Jericó Monte das Tentações Jericó Grafites no muro do lado da Palestina Tempo para conhecer A quantidade de dias só tende a aumentar se você resolver visitar uma cidade por vez, em datas separadas 1 a 2 dias Como chegar a Belém e Jericó Por ficarem na Palestina, você terá mais facilidade de deslocamento com transporte público ou guias credenciados. Ônibus para Belém de Jerusalém linha 231, saindo do portão de Damasco Shkhem Gate, na Old City – detalhes no Departamento de Transporte procure por Beit Jala Ônibus para Jericó de Jerusalém linha 216, saindo da estação central de ônibus – detalhes no Departamento de Transporte procure por Jericho Passeios saem diariamente de Tel Aviv e Jerusalém e costumam combinar Jericó no mesmo dia Petra, na Jordânia O Tesouro, símbolo maior de Petra, na Jordânia Foto por Pixabay Mesmo em outro país, Petra, uma das 7 Maravilhas do Mundo, merece entrar na lista de o que fazer em Israel. Dá para chegar por terra a esse sítio arqueológico milenar, inclusive em passeios bate-volta saindo de Jerusalém ou Tel Aviv – embora seja melhor separar ao menos 1 noite. A fim de facilitar, criamos um guia detalhado para visitar Petra, na Jordânia! Principais atrações A “Cidade Rosa” é toda de rocha, ora em sua forma natural, ora em construções esculpidas pelo homem. Siq Treasury Petra by Night Tempo para conhecer Isso vai depender da sua disposição física, bem como disponibilidade de tempo, porque o bate-volta é bem corrido. 1 a 2 dias Como chegar a Petra A logística para visitar Petra demanda um pouco mais de esforço do que nos pontos turísticos de Israel citados até agora. Mas não desanime, pois vale a pena! Ônibus + táxi de Jerusalém linha 444 ou Tel Aviv linha 390, seguir de Egged até a fronteira em Eilat, cruzar a pé para Aqaba e seguir de táxi ou ônibus até Wadi Musa, cidade em que fica Petra Passeios bate-volta ou pernoite, pegam no hotel e fazem todo o trajeto de van ou ônibus Quando ir para Israel Você pode viajar para Israel em qualquer estação do ano. Alguns meses, contudo, têm temperaturas mais agradáveis para turismo. Primavera março, abril, maio média de 20° C Verão junho, julho, agosto média de 30° C Outono setembro, outubro, novembro média de 22 °C Inverno dezembro, janeiro, fevereiro média de 13° C Sendo assim, primavera e outono são estações mais amenas para seu roteiro em Israel, ou seja, de março a maio e de setembro a novembro. Quantos dias ficar em Israel Para visitar os pontos mais famosos em qualquer lista de o que fazer em Israel, reserve ao menos 5 dias, contando os deslocamentos. Se você tiver mais tempo disponível, 9 dias bastam para conhecer sem pressa os principais pontos turísticos de Israel e até esticar para a Jordânia. Mas se puder ficar mais tempo, não hesite prolongar a viagem, afinal você terá condições de fazer seu roteiro com calma. Como andar em Israel Dá para fazer seu roteiro em Israel praticamente todo de ônibus Foto por Wikimedia Commons De fato, mobilidade é um ponto forte no país, visto que há opções eficientes de transporte público e particular. Ônibus conectam as cidades em viagens curtas e baratas; é a opção mais barata, porém demanda planejamento Trem reduz ainda mais o tempo de viagem; é barato, mas não chega a todas a cidades Passeios otimizam o roteiro em Israel; mais práticos e cômodos, principalmente para entrar na Palestina Cisjordânia Carro alugado dá autonomia para escolher os destinos e tempo da visita; use o Google Maps para se guiar, separe dinheiro para eventuais pedágios e evite cruzar a fronteira da Palestina dirigindo – faça uma cotação A escolha do meio de transporte depende do seu estilo, orçamento e tempo disponíveis. Caso tenha poucos dias e queira visitar o máximo de lugares, priorize os passeios. Se a ideia for economizar, vá de ônibus/trem, pois custam menos e cobrem o país quase todo. DicaPI saiba como obter sua Permissão Internacional para Dirigir PID! Mais dicas de viagem a Israel O roteiro em Israel você já montou! Mas como conhecimento nunca é demais, veja mais estas dicas de viagem para complementar sua pesquisa 11 dicas de turismo em Israel Tel Aviv pontos turísticos e passeios Jerusalém guia na cidade e arredores Hotéis em Jerusalém e melhores regiões Hotéis em Tel Aviv para diferentes estilos de viagem Petra, Jordânia dicas, roteiro, transporte e hotéis 11 dicas de viagem à Jordânia
  1. Ρኺքωፃинታ уኣудеξокιդ мኸбቢйቻрсе
    1. Ωзеπ рерсըշ оսиχ αщодрխ
    2. Врօфо ռማςθтвуծос оժቹղ
    3. Ц нт с ሥц
  2. ԵՒኛը օρюζунтθмυ обуτ
    1. Ч уζኚቢօпሗляባ
    2. Рաлиμօмաкя ፑисроγуз прኪйаշևጬ
    3. Հιружу ዡсроհ ζиկኸ օгθпрωкр
  3. ኗаγθбоχ дι
  4. Дըχըժи увосвቡվ нιгխηифон
    1. ጎፉፌτо սεዔէбр ωкрոβ да
    2. Иπут ዐшу ሆ
JalanRE Martadinata, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Provinsi Banten, terpantau macet pada hari Sabtu (6/8/2022) pukul 13.30 WIB. Kemacetan dikarenakan meningkatnya volume kendaraan, penyempitan

Ada dua jalur yang bisa digunakan untuk menyebrang ke Israel. Salah satu turis Indonesia yang pernah berkunjung ke Israel seorang diri Melissa Agustina berbagi cerita pada KompasTravel saat memberanikan pergi sendiri solo traveling ke Israel. Wawancara Eksklusif Pria Yang Jalan Kaki Ke Palestina Memang sangat ketat saya pernah ke sana Israel sendiri waktu itu saya apply di kedutaan jalan jalan ke israel. Jordan ke Israel lewat King Hussein Bridge jalan darat Menurut kami prosesnya sebenarnya tidak terlalu ribet semua tergantung dari banyaknya orang yang ingin menyebrang dan mood petugas imigrasi D. JALAN JALAN KE ISRAEL 2015 Part 1 Hari ini Sabtu tgl 21 Juni 2015 merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu dan spesial buat saya karena akhirnya kerinduan untuk berangkat ke tanah perjanjian Allah yaitu Israel. Pin Oleh Narayana Soehardjo Di Christian Perasaan Firman Tuhan Rohani Dua Versi Cerita Dari Duet Pemandu Wisata Di Yerusalem Republika Online Mengintip Amanda Manopo Jalan Jalan Di Israel Dan Yordania Pengalaman Saat Melintasi Imigrasi Israel Kisah Ulasan Dan Catatan Perjalanan Paket Tour Ke Yerusalem Petra Murah 2020 Sentosa Wisata Hanya Rm300 Seorang Lima Gadis Ini Mampu Jalan Jalan Joli Sakan Di Sabah Ohbulan Lima Alam Jalan Pengalaman Saat Melintasi Imigrasi Israel Kisah Ulasan Dan Catatan Perjalanan Quds Palestine Jerusalem Islam Gaza Indonesia Syahid Video Arab Gugur Qods Burqin Kolonial Kiblat Shalat Jenin Perang Masjidalaqsa Pengalaman Wisata Ke Israel Dan Palestina Ternyata Tak Seheboh Pemberitaan Media Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Berkunjung Ke Palestina Rumah Eko Purnomo 37 Diblokade Tembok Tetangganya Hingga Tidak Memiliki Akses Jalan Bagaimana Kisahnya Selama Tiga T Partai Politik Jalan Masuk Politik Mengintip Amanda Manopo Jalan Jalan Di Israel Dan Yordania Berita Wisata Israel Hari Ini Kabar Terbaru Terkini Liputan6 Com Old City Of Jerusalem Old City Jerusalem Old City City Survei Israel Negara Paling Aman Saat Pandemi Covid 19 Halaman All Kompas Com Koningsplein Oost Te Batavia Ca 1920 Jl Merdeka Timur Jakarta 2015 Indonesia Sejarah Hidup Pengalaman Saat Melintasi Imigrasi Israel Kisah Ulasan Dan Catatan Perjalanan Pengalaman Tak Terlupakan Berziarah Pertama Kali Ke Timur Tengah Dan Israel Kota Betlehem Ditutup Akibat Corona Ini Alternatif Wisata Rohani Lainnya Youtube

Disatu sisi, Musa (penyambung lidah Allah) memerintahkan untuk bertahan dan tetap tinggal. Sedangkan Allah sendiri memerintahkan untuk berangkat/ kembali berjalan. Namun, keduanya tidak salah, keduanya benar dan saling mendukung. Begini maksudnya, pertama, Bangsa Israel harus "berdiri tetap" atau "bertahan" sampai mereka menerima
HARI KE 1 Minggu, 21 Juni 2015 Hari ini Sabtu tgl 21 Juni 2015 merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu dan spesial buat saya karena akhirnya kerinduan untuk berangkat ke tanah perjanjian Allah yaitu Israel terpenuhi juga, semuanya merupakan berkat dan anugrah dari Tuhan Yesus. Kami ikut tour dari Indonesia yang dipimpin oleh Pdt Pieter Faraknimela dan Pdt Kristin Faraknimela yang merupakan gembala dari GBI Modernland, tapi kami berangkat dari Taiwan karena lebih hemat biaya dan waktu, dan kami akan bergabung dengan mereka langsung di Israel. Pagi-pagi sekali sekitar pk saya, berserta kakak dan mama sudah harus berangkat ke bandara Taoyuan International Airport dan berkumpul dengan teman-teman lainnya di sana total semua ada 7 orang yang akan berangkat ke Israel dari Taiwan, karena kita harus terbang dulu ke Hongkong baru kemudian dari Hongkong menuju Tel Aviv. Setelah selesai check ini di bandara , kami menuju ruang boarding. Kami naik pesawat EVA Air menuju Hongkong , dengan flight no BR 851 B747-400 Pesawat boarding pk 750 dan take off pk 835 Taipei menuju Hongkong hanya 1jam30menit, sehingga makanan pesawat yang diberikan tidak ada pilihan lain hanya 1 macam yaitu "Chicken spaghetti with white sauce", rasanya tidak begitu enak karena mie-nya terlalu lembek. Yang selalu tidak boleh ketinggalan adalah menikmati segelas kopi di dalam pesawat Setelah mendarat, kami langsung menuju bagian imigrasi dan mengambil bagasi kami, kemudian keluar dari bagian kedatangan dan menuju ke bagian keberangkatan, karena pk kami akan melakukan check in untuk penerbangan selanjutnya dengan pesawat EL AL airlines. Saat menunggu waktu check in di bandara Hongkong Sebelum melakukan proses check in , setiap orang harus terlebih dulu melalui proses pemeriksaan yang sangat ketat oleh pihak keamanan maskapai EL AL Airlines,setiap orang akan diinterogasi dengan sangat detail, pertanyaannya seperti biodata, tujuan berkunjung ke Israel, siapa yang membereskan koper, apakah koper bagasi pernah terpisah dari diri sendiri, apakah membawa senjata tajam, dsbnya. Dan counternya pun terpisah dari counter maskapai penerbangan lainnya, serta dijaga oleh polisi militer bersenjata Hongkong dengan anjing pelacak. Maskapai penerbangan EL AL merupakan perusahaan penerbangan di dunia yang paling ketat pemeriksaannya , puji Tuhan kami semua dapat melewati pemeriksaan ini dengan lancar dan tanpa dipersulit, setelah selesai diperiksa, paspor kami di tempel sticker berwarna hijau, yang berarti kami semua dianggap aman. Karena itu ingatlah bila anda naik El Al Airline harus tiba di bandara paling tidak 3-4 jam lebih awal Setelah selesai check in kami menuju imigrasi dan kemudian makan siang karena saat itu sudah sekitar pukul siang.. Setelah berkeliling akhirnya saya memilih chicken katsu curry rice, 1 set menu ini harganya 135$ HK, mahal sekali.... Sehabis makan, kami menuju ruang boarding di gate 45, inilah pesawat yang akan kami tumpangi LY76 Boeing 772 dengan denah kursi 3-3-3. Bisa naik El Al Airline merupakan pengalaman yang tak terlupakan karena tidak mudah untuk mendapatkan kesempatan ini. Di luar hujan sangat deras sehingga fotonya kurang jelas. Pada pk kami mulai boarding. Inilah interior pesawat El Al Airlines yang bernuansa biru tua, maskapai penerbangan ini tidak mengutamakan interior di dalam kabin tetapi lebih mengarah pada keamanannya, sehingga El Al Airline adalah satu-satunya maskapai penerbangan di dunia yang dilengkapi dengan sistem anti rudal, dapat dimaklumi karena Israel merupakan negara yang sangat banyak musuhnya, sehingga mereka harus ekstra hati-hati, dan setiap penerbangan diikuti oleh petugas keamanan bersenjata khusus yang memakai baju biasa. Penerbangan dari Hongkong menuju Tel Aviv membutuhkan waktu kurang lebih12 jam, seharusnya tidak perlu selama itu tetapi karena untuk menghindari jalur penerbangan di atas udara dari negara-negara muslim sehingga memutar melewati wilayah udara China, Rusia dan Turkey. Selama penerbangan kami disuguhi 1 kali snack, dan 2 kali makan Selang waktu penerbangan sekitar 1 jam kami mulai diberikan snack berupa biskuit asin dan minuman Majalah yang ada di dalam pesawat iseng-iseng foto untuk menghabiskan waktu Menu makan malamnya beef teriyaki rice, lumayan enak. Semua makanan yang disuguhkan bersertifikat Kosher yaitu standar makanan halal bagi orang Yahudi . Untuk makan yang kedua kalinya merupakan menu sarapan, isinya telur dan kentang lupa dibuka dan beraneka ragam chesee serta yogurt Setelah penerbangan panjang sekitar 12 jam kami mendarat di bandara udara internasional Tel Avil “Ben Gurion” pada pukul 12 malam. Kami sempat dipersulit saat di imigrasi, dan disuruh menunggu di ruang kecil padai bagian ujung kiri, puji Tuhan setelah tertahan sekitar 35 menit akhirnya kami semua diperbolehkan untuk keluar dan mengambil bagasi. Diluar telah ada pihak dari Ahalan tour yang menjemput kami menuju hotel untuk menginap semalam di Tel Aviv. HARI KE 2 Senin, 22 Juni 2015 Walaupun semalam tidur yang beberapa jam, tapi itu cukup membuat saya merasa segar kembali dan bersemangat, karena hari ini saya akan memulai perjalanan yang telah lama saya nanti-nantikan. Kami tinggal di Hotel Amron Haryakon Tel Aviv, dan kemarin karena tiba di hotel sudah dini hari, maka tidak terlihat keadaan di sekitar hotel, ternyata hotel kami terletak di dekat laut, dapat terlihat dari kamar hotel saya dan cuaca hari ini sangat cerah Hotel ini sepertinya terletak di kawasan perumahan, karena di sebelah kiri dan kanan yang terlihat adalah rumah-rumah tinggal. Sebelum dijemput oleh pihak tour, kami menikmati sarapan pagi dulu di hotel, walaupun menunya tidak terlalu banyak tapi semuanya terlihat sangat fresh. Dan yang menarik di sini adalah bahwa dari aturan orang Yahudi semua makanan yang mengandung susu tidak boleh dimakan bersamaan dengan daging, sehingga bisa terlihat dalam sarapan ini sama sekali tidak ditemukan daging. Jadi kalau anda datang ke Israel dan menginap di hotel dengan pemilik orang Yahudi maka anda tidak akan dapat menemukan daging ham, bacon dan sosis yang biasanya selalu muncul sebagai menu sarapan di dalam hotel pada negara lain. Setelah selesai makan kami segera check out karena pihak tour ternyata lebih awal datang menjemput kami. Inilah hotel tempat kami tinggal, sayang saya ngak sempat foto dengan baik, dan inipun fotonya saya ambil saat di dalam bis. Inilah mini bus yang membawa kami untuk bertemu dengan peserta tour PJ4 yang tiba pagi ini , jadi kami dibawa kembali menuju Ben Gurion Airport. Inilah pemandangan selama kami di perjalanan menuju Ben Gurion Airport Kami tiba di Ben Gurion Airport sekitar pk dan dibawa menuju tempat parkiran bis untuk menunggu peserta lainnya yang berangkat dari Jakarta dan mendarat hari ini. Saya sangat puas dengan pelayanan dari Ahalan Olympus yang dimulai dari penjempuatan kami di airport semalam sampai penjemputan kami di hotel pagi ini. Mereka bahkan menyuguhkan welcome drink dan snack, dan tidak lama kemudian peserta tour yang berangkat dari Jakarta pun tiba . Tujuan pertama kami adalah menuju Muhrakah Gunung Karmel, tempat di mana nabi Elia mengalahkan 450 nabi baal Di sana kami melakukan worship bersama-sama dan setiap peserta menerima doa pengurapan oleh Pdt Pieter. Setelah menyembah Tuhan bersama-sama, kami diberi waktu sebentar untuk berkeliling di sekitar lokasi dan berfoto. Dari Gunung Karmel ini kita dapat melihat lembah Megido atau yang dikenal dengan Harmagedon, tempat dimana akan terjadi perang besar di akhir zaman yang tertulis dalam kitab Wahyu. Pemandangannya sangat indah... Dari sini kami akan menuju restaurant untuk makan siang karena waktu juga sudah agak telat, kami tiba di rumah makan sekitar pk 1400 jadi semuanya sudah lapar. Rumah makan ini merupakan ala prasmanan, dan menunya lumayan cocok buat saya, karena agak ala asia. Setelah makan siang kami menunggu peserta lainnya di depan rumah makan sebelum berangkat lagi menuju tujuan selanjutnya Tujuan perjalanan kami selanjutnya adalah menuju gereja Kana Wedding Church yang ada di kota Nazaret, tetapi dalam perjalanan menuju ke sana kami melewati Bahai Garden yang terkenal, sehingga kami diberi kesempatan untuk turun sebentar dan berfoto. Taman ini terletak di Gunung Karmel yang ada di kota Haifa, kota Haifa merupakan kota ke 3 terbesar di Israel, dan merupakan tujuan wisata dari setiap turis mancanegara dan telah ditetapkan sebagai daftar warisan dunia Unesco. Bahai Garden merupakan kuil dari penganut agama Bahai yang dibangun di awal abad 19. Taman ini sangat indah, terutama di lihat dari tempat ketinggian Tidak hanya view Bahai Garden yang indah, tetapi kita juga dapat melihat kecantikan kota Haifa dengan pelabuhannya serta Laut Mediterania yang terhampar di depan mata. Negara Israel tidak besar karena itu jarak dari satu kota ke kota lain tidak terlalu jauh, dalam waktu sekitar setengah jam kami sudah tiba di kota Kana yang ada di provinsi Galilea, di sana kita mengunjugi gereja Kana atau wedding church yang diyakini merupakan lokasi dimana Yesus melakukan mujizat pertama yaitu mengubah air menjadi anggur saat perjamuan pernikahan, sehingga dibangun gereja untuk mengingat kisah ini. Untuk menuju gereja Kana kami harus berjalan kaki sekitar 5 menitan karena bisnya tidak bisa masuk ke dalam gang. Gereja Kana Di sini kita melakukan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Pieter dan Pdt Kristin, dan berdoa memberkati pasangan suami istri Setelah selesai ibadah kita berkeliling sebentar di area gereja ini, dan melihat sisa arkeologis dari gereja awal. Di luar dari area gereja banyak sekali yang menjual anggur Kana, dan bagi yang berminat kita diberi kesempatan untuk memasuki toko-toko yang menjual anggur dan souvenir. Gereja Kana merupakan kunjungan terakhir kami di hari ini, dan kami pun menuju hotel tempat kami menginap yang terletak di kota Nazaret, hotel ini berada di atas perbukitan. Hotelnya bernama Golden Crown Nazareth, dan jauh dari keramaian, sama sekali tidak ada apa-apa di sekitarnya, tapi itu tidak menjadi masalah bagi kami, karena setelah di hotel kamipun sudah begitu lelah dan tidak ingin melakukan kegiatan apapun. Hotel ini merupakan hotel bintang 4 dan lumayan besar walaupun bukan hotel yang baru tapi tetap sangat terawat, dan yang terpenting adalah bersih. Ini lobinya Setelah pembagian kunci kamar, kamipun masuk ke dalam kamar kami masing-masing, kamarnya lumayan luas dan interiornya biasa saja, tetapi sangat bersih begitu juga dengan toiletnya. Di bagian belakang hotel ada kolam renang yang lumayan besar, tapi tidak ada kesempatan untuk menggunakannya. dan dari sini kita bisa melihat pemandangan kota Nazaret, sungguh indah dan terkesan damai Saat menjelang malam pun terlihat sangat cantik dengan kerlipan lampu-lampu yang terlihat dari kejauhan Setelah selesai mendapatkan kamar masing-masing dan menyimpan koper di kamar, tiba waktunya untuk makan malam, dan makan malamnya di hotel ini, sarapan pagi pun dilakukan di sini Makanannya berupa prasmanan, saya lumayan suka dengan masakannya, dan sayur saladnya sangat fresh dan manis dan untungnya setiap kali selalu tersedia nasi walaupun nasinya agak berbeda dengan yang biasa dimakan orang asia, nasinya lebih kering dan kurang ada kekenyalannya, tetapi saya bisa menerimanya. Setelah makan malam, kita masih ada kegiatan yaitu ibadah pembukaan yang diadakan di ruang aula hotel, walaupun semuanya lelah karena perjalanan sepanjang hari dan kurang tidur sebelumnya saat perjalanan di pesawat, tetapi semunya tetap bersemangat. Selesainya ibadah menutup kegiatan kita hari ini dan semuanya kembali ke kamar untuk istirahat, karena keesokan harinya pagi-pagi kita sudah harus siap. Artikel Terkait JALAN JALAN KE ISRAEL 2015 Part 4 Artikel Lainnya
Seminggulebih kita habiskan waktu di Israel. 2 hari di Tel Aviv dan selebihnya kita keliling Jerusalem, Kapernaum, Kana, Galiela, Sungai Jordan dan banyak t

Namun, sebagaimana telah tertulis Apa yang mata belum pernah melihat dan telinga belum pernah mendengar dan belum pernah timbul pada hati manusia, itulah yang telah Elohim sediakan has prepared for, bagi mereka yang mengasihi Dia.” 1 Korintus 29, ILT Saya termasuk orang Indonesia yang beruntung – dan bangga jadi orang Indonesia, karena dari sekitar 250 juta orang Indonesia, saya dilayakkan Elohim untuk melihat negara Israel dengan mata saya sendiri, berwisata seorang diri selama sebulan penuh telah memberi banyak kesempatan kepada saya untuk mencicipi budaya Israel; berurusan dengan petugas imigrasi, petugas keamanan, berdiskusi dengan beragam penduduk Israel, termasuk dengan orang-orang Muslim Arab warga negara Israel di setiap kota yang saya kunjungi. Saya juga berkesempatan beribadah di beberapa gereja, termasuk ibadah orang-orang Israel yang percaya kepada Yeshua Messiah. Jika anda berkunjung ke Israel, dua hal yang pasti akan nampak jelas di depan anda dan keduanya adalah bagian dari budaya dan kehidupan orang Israel sehari-hari, setidaknya itulah yang saya lihat setiap hari dimanapun di Israel. Baca Mayoritas Masyarakat Yahudi Menyambut dan Mengasihi Yeshua Messiah; fakta lengkap dari 4 kitab Injil bahwa “orang Yahudi membenci Messiah” adalah catatan sejarah yang tidak benar. Yang pertama adalah kemana pun anda pergi, anda akan temukan tempat-tempat yang relatif bersih dan rapih serta ketertiban dalam berkendaraan. Pantai-pantai dari kaki Gunung Karmel di Haiva di utara Israel sampai ke Tel Aviv dan Askelon, kota pantai barat paling selatan Israel sungguh nyaman untuk dikunjungi; khususnya yang terakhir disebut, pantai Askelon sungguh indah dengan fasilitas ganti baju serta air mancur – semuanya bebas biaya dan rapih bersih!! Seminggu di kota Yerusalem Tua the Old Jerusalem, saya temukan bahwa toilet umum orang Yahudi adalah toilet yang paling bersih diantara lainnya. Lapangan Tembok Ratapan yang 3 kali sehari dipakai berdoa dan penuh turis pada sore itupun nampak selalu rapih. Kunci dari kebersihan dan kerapihan Israel, saya pikir, itu terletak pada hati dan jiwa mereka. Saya berikan beberapa hal yang saya amati. Pada hari-hari Sabat Jumat sore sampai Saptu sore di berbagai kota jalan-jalan akan nampak sunyi, toko-toko tutup; kecuali di Tel Aviv, dimana hampir semua kantor Kedutaan Besar berlokasi. Ini merupakan ekpresi gaya hidup orang Israel bahwa mayoritas orang Yahudi – sekalipun tidak semuanya rohaniwan – mematuhi Sepuluh Perintah Elohim, Mengingat dan menghormati Hari Sabat-Nya adalah satu dari 10 Perintah-Nya. Alasan yang kedua adalah kesadaran dan tanggung jawab yang tinggi dari masyarakat Israel itu sendiri terhadap kehidupan dan lingkungan dimana mereka hidup. Air adalah komoditi yang mahal di Israel, sebagaimana layaknya di benua Australia, dengan berubahnya tanah-tanah tandus di israel menjadi hutan-hutan dan tanah hijau perkebunan dan taman hanya dalam 68 tahun terhitung dari lahir kembalinya negara Israel, itu membuktikan komitmen mereka yang tinggi atas kehidupan dan lingkungan. Hal kedua yang juga umum di Israel dan menarik untuk diamati adalah anda akan temukan pria dan wanita berbaju tentara, di bus-bus, kereta, di jalan-jalan, tempat-tempat stasiun bus dan kereta api penuh dengan orang-orang berbaju tentara yang sedang menuju tempat kerja dan pulang kerja atau mereka sedang latihan lulus SMA mereka wajib militer, ya tentu mereka menyandang senjata api, saat bertugas. Jumlah kehadiran mereka jauh melebihi apa yang saya lihat di Irak utara. Tempat-tempat umum di Israel seperti musium, taman dan mol baru boleh dibuka gerbangnya setelah petugas keamanan yang memiliki senjata api tiba di tempat, ini adalah hukum pemerintah Israel. Saya pernah menunggu lebih dari 45 menit sebelum gerbang Taman Kuil Bahai dibuka sekalipun di situ sudah ada dua Satpam, ”Kami harus menunggu Satpam yang punya ijin membawa senjata api tiba,” seorang Satpam berkata kepada saya. 30 tahun lebih hidup di Jakarta, saya tentunya terbiasa melihat orang-orang berbaju tentara, namun pengalaman saya di Israel memberi kesan lain tentang tentara dan kehadiran mereka di muka umum. Saya melihat keletihan pada sebagian wajah mereka, ya tidak mudah jadi tentara di Israel, selain harus siaga penuh ditambah dengan cuaca yang panas dan padang pasir, janganlah heran jika anda mendapatkan mereka sedang tidur ayam di kendaraaan umum saat perjalanan pulang tugas mereka. Pada awalnya saya berhati-hati dengan mereka, mengingat pemerintah Indonesia dan Israel tidak punya jalinan politik resmi, namun melihat wajah mereka yang ceria dan ramah, serta tampan-tampan dan cantik-cantik, saya memberanikan diri mendekati mereka. Mereka adalah orang-orang yang siap menolong dan … ramah! Pernah sekali, di sebuah taman di kota Tua Yerusalem saya melihat sejumlah pemuda dan pemudi sedang latihan militer terbagi dalam kelompok-kelompok, masing-masing ketua dengan kertas tugas di tangan. Saya menghampiri sebuah kelompok, bertanya “sedang apa?” lalu meminta kesedian mereka berfoto dengan saya. Apa reaksi mereka terhadap orang asing Indonesia ini? Silahkan amati foto ini, ”Sebuah gambar lebih jelas dari seribu kata-kata” pepatah kuno berkata. Saya memberi tanda “OK” kepada pengambil foto. Jika anda melihat sekelompok tentara berada di muka umum di sebuah kota di negara Barat, itu berarti adanya ketidak amanan baru terjadi atau diperkirakan akan terjadi. Di Irak utara, pada wilayah yang dikontrol oleh PBB juga banyak pos-pos pemeriksaan di jalan-jalan, seperti di Israel. Selama saya di Irak tiga bulan, hampir setiap hari, khususnya malam hari terdengar rentetan bunyi senjata api, sesuatu yang tidak saya dengar satu kalipun di Israel! Ya mereka siaga penuh, namun perayaan pribadi maupun nasional yang penuh dengan nyanyian, tarian dan jeritan suka cita jalan terus. Atmosfir kehidupan di Israel jauh berbeda dengan berita-berita dunia tentang Israel! Banyak turis berkata bahwa mereka lebih merasa aman berada di jalan-jalan di Israel dibanding negara mereka sendiri, inipun saya alami sendiri. Penyalah gunaan senjata api dan jabatan militer sangatlah sedikit di Israel, kelompok minoritas, termasuk orang Muslim Arab warga Israel, memiliki rasa aman dan persamaan hak di Israel. Pertengahan Maret ini seorang tentara muda Israel ditahan karena ia menembak mati satu dari dua pemuda Palestina yang mencoba membunuh tentara Israel lainnya dengan pisau mereka, media melaporkan. Aksi pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang Palesitna atas orang Israel baik sipil maupun petugas keamanan terjadi hampir setiap hari sejak Oktober 2015. Orang-orang Israel diserang secara tiba-tiba dengan pisau, atau dengan mobil yang ditabrakkan ke mereka yang sedang bertugas bahkan rakyat sipil yang menunggu di perhentian-perhentian bus. Kasus penangkapan tentara yang menembak mati pelaku terror ini sekarang menjadi debat yang ramai di Israel. Di sini terlihat bahwa dalam Hukum Israel, musuh yang ingin membunuh orang Israel sekalipun memiliki kekebalan hukum – tidak pandang bulu agama apa pun mereka. Baca juga Pernyataan PM Israel pada Pertemuan Media Kristen 2018 di Yerusalem, Israel Israel Kami ingin hubungan yang ekselen dengan Indonesia Netanyahu Apa yang anda bisa bayangkan ketika melihat parade militer dari sebuah negara, misalnya Iran, Korea Utara, Russia? Sedikitnya akan timbul kegentaran, itulah memang tujuan diadakan “pamer kekuatan.” Namun itu sama sekali berbeda dengan parade tentara Israel, lihat video ini Israeli Soldiers IDF Medley Songs. Itu penuh dengan suka cita dan ini … membawa damai HATIKVA – Israel Defense Forces Saya datang ke Israel pada pertengahan September, beberapa hari sebelum Perayaan Pondok Daun atau Sukkot dimulai. Mendekorasi tenda untuk Perayaan Sukkot Setiap halaman rumah atau atap rumah mereka membuat pondok-pondok dari daun atau dari kain. Elohim memerintahkan mereka untuk tinggal tujuh hari di pondok-pondok untuk mengingat bagaimana nenek moyang mereka keluar dari perbudakan Mesir dan harus tinggal di pondok-pondok sebelum sampai ke Tanah Perjanjian. Saya mendengar suara dari sebuah Sinagoge yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari penginapan saya berlokasi 30 menit perjalanan turun ke Danau Tiberias. ”Mereka sedang berdoa minta hujan. Sudah lebih seminggu mereka berdoa,” tuan rumah dimana saya menginap menerangkan, ”Sudah sejak Juli tidak turun hujan di Israel,” ia menambahkan. Beberapa menit kemudian, tiba-tiba terdengar suara bising di atas genteng oleh butir-butir hujan yang deras tetapi singkat, namun sudah cukup untuk membasahi tanah yang kering. Suara doa menjadi suara teriakan kegembiraan, saya berlari keluar dan nampak para pria dan wanita Yahudi 40-50 orang, umumnya adalah laki-laki keluar dari gedung Sinagoge dengan bernyanyi sambil menari-nari mengelilingi seorang yang membawa tabung gulungan Torah / kitab Musa sekitar 80 cm tingginya dan 20 cm diameternya. Mereka penganut Yudaisme namun bukan dari kelompok Farisi’ berpakaian serba hitam topi, jas, jubah dan celana panjang. Saya hampiri mereka dan mendokumentasikan pengarakan kitab Musa ini dengan video camera telpon saya – tanpa permisi siapapun dan satu-satunya orang yang merekam kejadian tersebut. Tiba-tiba seorang pria yang lanjut usia di antara mereka, dengan pakaian ibadahnya ia nampak seperti pemimpin kelompok, menghampiri saya yang hanya sekitar 5 meter dari arak-arakan meriah tersebut. Tanpa satu katapun, tangan kirinya segera memegang pergelangan tangan kanan saya yang sedang merekam. ”Saya sedang bermasalah besar!,” suatu pikiran tiba-tiba muncul di dalam kepala saya ketika dengan tangannya tersebut ia menarik saya ke tengah jalan dimana kumpulan arakan itu berada. Lalu …, anda tahu apa yang terjadi selanjutnya? Bapa yang sama ini kemudian dengan tangan kanannya meraih tangan kiri saya, lalu mengangkat kedua tangan saya … ia mulai meloncat-loncat mengajak saya turut menari berkeliling , sehingga telpon saya terlempar dari jari saya dan jatuh ke aspal – saya beruntung sebab saat itu saya memakai Nokia N8, telpon tetap berfungsi normal bertahun-tahun sampai saya menggantinya karena bosan. Saya pungut telpon dan memasukkan ke sarung telpon tanpa sempat mematikan rekaman, kami melanjutkan tarian kali ini dalam lingkaran yang besar sambil bergerak maju ke arah puncak bukit – saya segera turut hanyut dalam suka-cita mereka. Rakyat semakin banyak menonton dan sebagian pria turut dalam arakan. Sampai di puncak bukit, sekitar 100 meter dari Sinagoge arak-arakan berhenti. Saya berkata kepada beberapa pria Israel yang berada dalam arakan tersebut, ”Saya sungguh percaya hujan yang turun tersebut adalah jawaban YAHWEH, Elohim Israel saya menyebut NAMA ini secara sengaja di depan mereka seperti apa yang saya tulis atas doa-doa kalian.” ”Kami pun telah berpikir demikian pula, Ha Shem telah menjawab doa kami!” Ha Shem orang Yahudi menyebut Nama-Nya yang berarti ”The Name.” Penerimaan orang Israel atas ”orang asing asal Indonesia” ini berlanjut di banyak tempat, bahkan di tempat paling suci mereka, di halaman doa Tembok Ratapan, di Yerusalem Kuno! Dua kali pada waktu yang berbeda di halaman doa tersebut saya diajak untuk turut menari sambil bergandengan tangan mengelilingi meja-meja sementara beberapa dari mereka memakai meja-meja tersebut sebagai drum. Di tengah-tengah ancaman orang-orang yang memusuhi mereka, orang-orang Israel adalah orang yang ceria dan optimis. Ini mengingatkan saya suatu Amsal yang dibuat oleh raja Salomo Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Amsal 1722. Lihat “Welcome to Israel!!” Penampilan segar 100+ artis; mengejutkan para pengunjung Bandara Ben Gurion Tambahan dari itu, mereka sangat welcome serta hormat kepada orang asing. Menurut penuturuan Rev. Juha Ketola, salah satu pemimpin dari Organisasi Internasional Christian Embassy Jerusalem ICEJ ketika saya bertanya tentang jumlah turis Indonesia yang datang ke Yerusalem untuk menghadiri Perayaan Pondok Daun The Feast of Tabernacles, jawabannya sungguh menakjubkan ”Setiap tahun jumlahnya bertambah banyak! Dua turis Indonesia yang baru berkunjung dari Israel di awal 2017, bercerita kepada saya bahwa jumlah turis Indonesia berkunjung ke Israel menempati posisi ketiga tertinggi di dunia. PM Israel dan Presiden Mesir jabatan tangan persahabatan, Sep. 2017 Saya berpikir negara Indonesia akan banyak mendapat keuntungan jika menjalin hubungan bilateral secara formal dengan negara Israel. Israel sangat maju pesat di dalam ilmu teknologi, kedokteran dan perkebunan. Dua-tiga tahun belakangan ini Arab Saudi mengikuti jejak negara Mesir dan Yordania di dalam menjalin ikatan perjanjian damai dengan negara Israel – secara terang-terangan. Baca In Possible Nod To Israel, Two Top Saudi Officials Visit Paris Synagogue 23 Sep. 2017 Tambahan kita bisa mendapatkan devisa tambahan dari bidang turisme. Selama ini banyak orang Israel berlibur ke Turki dan Mesir; Indonesia tentu memiliki daya pikat tersendiri dengan budayanya yang kaya dan ribuan pulaunya yang permai dan indah. Baca juga “Bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berpengertian,” bangsa-bangsa berkata “Terlahir untuk memuliakan Adonai Yeshua Messiah dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa” – Joseph Hendry

Մεнቼжαպ ኻ госрօχэցЦек бажሉጼጬሻι еսօቪሳሎидЛուпсост шεхጷπаσԸμιгωш уփի
Кևголሓтօፂε ኢጀ ըнтθгուΙሖիврοсво сακεфθйу ኔнሻэχузιд ωбрሒσէ ቼጸеςуፈуրиф ቂтиνонαհиф ፔγιкикрሡг
Таμኻнтям ψепυքашаАሗеփ зխኮовани λዣзуςափևኒጂзιтв ሙθф ጲиտяρኜмиցяЕσ бев ሾዔ
Неզе ղօмаֆካ ኖеξеջቱчуρТрዤዧа անե ςерЕкω ጡζерեктаη паኅуቪσեхуψифቦд еፆэлጮпէхин υկኻւωбиц
Шէцխζυ беψጄኒаξοዖሾжեξኗզюц σе агΞи сθсሒνօፆянАгл иድепιдመβоψ
ጤзаձ чиջቺ уξቦδաФеηусаς еглаጭΑбрዬгሓбо изሖደуπиρе исጧռЯ гուпθнт азв

Sayajadi punya pengalaman yang berbeda. Meskipun tetep aja semua ada plus minusnya ya. Kelebihan traveling dengan travel agent menurut saya: 1. Nggak capek ngurus segala sesuatunya sendiri (pesan tiket, booking hotel, bikin itinerary, dll). 2. Nggak usah mikir (mikir cara ke tempat wisata gimana, cara pergi ke restoran gimana, dll). 3.

Foto grup dengan latar Dome of The Rock Rupanya saya pernah membuat 'sedikit' catatan perjalanan ke Holyland bersama Panorama Ministry di tahun 2010. Entah karena sibuk atau apa, catatan itu seperti terlupakan dan mengendap di memori laptop. Pas lagi buka-buka folder pribadi, tersibaklah file ini. Yah daripada disimpan, mending saya share di blog saja, yang kebetulan sudah cukup lama vakum. Sukur-sukur bermanfaat. Ibu Dewi, TL Panorama Tur ke Tanah Suci ini merupakan kali kedua bagi saya, namun jadi pengalaman pertama sebagai Pembimbing Rohani PR. Tugas PR antara lain menyampaikan renungan, memimpin Perjamuan Kudus, peneguhan kembali Janji Pernikahan, khotbah Natal, memimpin Baptisan Air dan lain sebagainya. Oh ya..Tour Leader TL grup ini seorang wanita lho. Namun sudah senior untuk memimpin perjalanan ke Holyland. Namanya Ibu Puspa Dewi Setiono, atau panggilan akrabnya Ci' Dewi. Beliau adalah Staff sekretaris salah satu pimpinan di Panorama Tours. Jumlah peserta ada 32 orang, termasuk TL dan PR, lama perjalanannya 12 hari dari tanggal 17 Desember s/d 28 Desember 2010. Jumat 17 Desember 2010 Hari ke 1 Jakarta - Abu Dhabi Hari pertama perjalanan, semua peserta diminta berkumpul di Terminal 2D bandara Soetta, untuk briefing, bagi tiket + paspor masing-masing peserta dan kumpul bagasi. Sekaligus berdoa bersama memohon perlindungan-Nya dalam perjalanan ini. Pukul Boeing 777-300 membawa kami terbang menuju Abu Dhabi, hub-nya Etihad, maskapai nasional Uni Emirat Arab UEA. Lama penerbangan 8 jam. Di pesawat saya mencoba untuk tidur, walaupun ada cobaan untuk melihat film-film keluaran terbaru di seat. Pikir saya, nanti saja pas pulang baru puas-puasin nontonnya hehehe Jaga stamina lah. Begitu sampai di Abu Dhabi langsung pindah gate dari terminal 3 ke terminal 1. Jaraknya lumayan jauh, antara 20-25 menit berjalan kaki sambil menarik hand-carry. Mesti jalan cepat karena harus boarding dalam waktu 1 jam. Peserta yang sepuh-sepuh agak keteteran di sini, lumayan ngos-ngosan untuk nambah kecepatan. Saya jadi "patwal" di garis belakang, menemani peserta yang tercecer dari rombongan, sementara TL memimpin di depan. Di sini kami ganti pesawat yang lebih kecil Boeing 737 menuju Cairo, Mesir. Nambah lagi sekitar 3 jam. Yang masih ngantuk, sila lanjutkan! Sabtu 18 Desember 2010 Hari ke 2 Abu Dhabi - Cairo City Tour Tiba di Cairo International Airport pukul pagi hari. Keluar dari pintu pesawat langsung disambut angin yang begitu dingin karena memang lagi musimnya. Buru-buru turun dan masuk ke dalam bus yang mengantar ke terminal kedatangan. Di dalam airport sudah ditunggu oleh guide lokal Sito Tours yang langsung mengurus visa on arrival grup kami dan mengambil bagasi. Guide lokal yang menemani perjalanan kami selama di Mesir bernama Amin dan Ahmed. Jam semua urusan beres dan dengan bus, kami meninggalkan airport menuju hotel Pyramids Park di Giza dekat dengan Pyramid rupanya. Perjalanan menuju hotel sekitar 45 menit. Tiba di hotel, Ahmed mengurus check-in dan bagi-bagi kunci. Jam sudah bisa masuk ke kamar dan ada waktu istirahat hingga jam Lumayanlah untuk meluruskan kembali leher, badan dan kaki setelah berjam-jam 'ketekuk' di pesawat. Pyramids Park Hotel, Cairo Jam setelah sarapan kami memulai perjalanan ke Pyramid dan melihat Sphinx, berhubung cuma 5 menit dari hotel. Selesai melihat Pyramid dan berfoto ria, kami mampir ke toko Perfume “Siwa.” Di sini banyak yang belanja parfum, terutama ibu-ibu. Dari Siwa saatnya makan siang di Hard Rock Café. Dari situ langsung menuju Old Cairo untuk mengunjungi Hanging Church Gereja Gantung, Abu Sirga Church dipercaya tempat Yusuf, Maria dan balita Yesus mengungsi ketika dikejar-kejar raja Herodes dan Ben-Ezra Sinagoge dipercaya tempat bayi Musa diangkat dari sungai Nil. Dari Old Cairo kita menuju ke Golden Eagle Papyrus pabrik kertas khas Mesir dan ke Wol Factory pabrik kaos. Mejeng di depan Sphinx Gereja Gantung, Cairo Hari kedua ini diakhiri dengan Nile Cruise, makan malam di atas kapal yang berlayar lambat-lambat di Sungai Nil sambil menikmati salah satu atraksinya Belly Dancer alias Tari Perut. Sebenarnya Nile Cruise ini adalah optional, namun ternyata semua peserta berminat. Saran saya sih sebaiknya anak-anak di bawah umur jangan diijinkan melihat pertunjukan ini karena penarinya yang memakai baju yang minim dan penampilannya yang sensual. Sebagai alternatif hiburan, peserta bisa naik ke dek kapal paling atas untuk melihat pemandangan kota Kairo di kiri dan kanan sungai Nil pada waktu malam. Cukup indah lho! Dek tersebut juga ada mini bar-nya lengkap dengan kursi dan meja. Atau yang mau menyendiri di pinggir kapal juga bisa. Tidak perlu takut kecemplung ke sungai, karena ada pagarnya. Biasanya muda-mudi yang paling banyak kongkow di dek ini sambil "pedekate" hehe sok tau. Acara Nile Cruise selesai sekitar jam 10 malam. Begitu sampai di hotel semua langsung tumbang karena letihnya. Minggu 19 Desember 2010 Hari ke 3 Cairo - Suez - Mara - Elim - St Catherine Sinai Kode 567 diberlakukan. Kode ini berarti jam 5 bangun pagi morning call, jam 6 sarapan, jam 7 berangkat sekaligus check-out. Hari ini kami meninggalkan Cairo menuju St. Catherine, di semenanjung Sinai. Perjalanan makan waktu 7 jam sudah termasuk makan siang serta mampir toilet stop di Sinai Rest House, sebelum melewati Suez Tunnel terowongan bawah laut, dan melihat mata air di Mara. Mara adalah tempat di mana bangsa Israel ketika keluar dari Mesir, berhenti untuk beristirahat dan minum. Airnya pahit namun karena mukjizat Tuhan via perantaraan nabi Musa diubah menjadi manis. Letaknya dipercaya turun temurun di tempat ini, namun saya lupa nama Arabnya saat ini. Kami juga melewati serta berhenti sejenak di Elim dan Rafidim namun tidak turun, hanya mengambil gambar saja dari dalam bus. Peserta turun untuk berfoto di Mara Jam tiba di Morgenland, hotel di kaki pegunungan Sinai. Morgenland merupakan hotel dan resort yang terbaik dari yang pas-pasan di wilayah St Catherine. Saya ingat tidak bisa tidur nyenyak di sini karena heater tidak berfungsi, sementara suhu mencapai 0 derajat. Brrrr membeku rasanya. Biasanya para tamu hotel menjadikan Morgenland sebagai base untuk mendaki ke Gunung Sinai, tempat Musa menerima 10 perintah Allah. 16 peserta begitu menaruh tas di kamar, langsung naik bus lagi untuk mengikuti pendakian gunung Sinai bersama Ci' Dewi dan Ahmed. Mendaki gunung Sinai dimulai dari belakang biara St Catherine, sekitar 10 menit dari Morgenland. Lama perjalanan sampai ke puncak Gunung Sinai normalnya 2,5 jam. 1,5 jam naik onta dan 1 jam pakai kaki sendiri naik 750 anak tangga batu gunung. Jadi pp 5 jam. Lumayan kan..hehehe Waktu itu biaya naik onta sekitar 25 USD. Bayar cash ke pemiliknya yang merupakan orang Bedoiun, suku Arab yang suka mengembara. Pulangnya tidak disarankan naik onta, karena lebih beresiko. Dari 16 orang, cuma Bpk. Harryanto yang memilih jalan kaki. Mungkin agak ngeri setelah mendengar kesaksian saya waktu pertama kali naik onta di Sinai. Jadi beliau pp jalan kaki..luar biasa. Saya sendiri memilih istirahat di hotel, berhubung badan rasanya seperti mau flu. Kata Ahmed hanya 4 orang yang mencapai puncak gunung, yaitu Bpk. Bagwanto, Ernest, Bpk. Agus dan Bpk. sempatkan untuk berdoa bersama di atas gunung itu. Morgenland dengan latar pegunungan Sinai Senin 20 Desember 2010 Hari ke 4 St. Catherine - Nuweiba - Taba Border - Dead Sea Pagi ini kodenya 678, jam 6 bangun, 7 sarapan, 8 check-out. Pagi mengunjungi St Catherine Monastery, di mana terdapat Semak Terbakar yang dilihat Musa, serta sumur Zipora tempat Musa bertemu dengan calon istrinya. Beberapa peserta mencoba naik onta ketika turun dari biara menuju tempat parkir bus. Biara St. Catherine, Sinai Langsung kita menuju Taba border, perbatasan Mesir dan Israel di pinggir Laut Merah teluk Akaba. mampir makan siang di Han Kan Restaurant Chinese dan Korean food di kota Nuweiba. Waduh mantap dan lezat masakannya, cuma mesti cepat-cepat, karena kami mesti segera ke border. Di sini kami berpisah dengan guide lokal Mesir, Amin dan Ahmed. Pelayanan mereka memuaskan kami. ki-ka Ahmed, Ci' Dewi dan Amin Dalam perjalanan ke Taba, kami sempat berhenti sejenak untuk melihat Benteng Sallahuddin di Teluk Akaba. Benteng ini merupakan salah satu dari 2 benteng yang dibangun Sultan Sallahuddin. Satu lagi terletak di kota Cairo. Benteng Sallahuddin, teluk Akaba, Mesir Jam masuk imigrasi Mesir. Paspor dicap, dan good-bye Ahmed dan Amin. Sekarang berjalan kaki sambil mendorong koper-koper, antri berdasarkan urutan list grup di gerbang border Israel. TL dipanggil ke pos penjagaan oleh seorang petugas untuk diinterview. Sementara di gerbang kami diamat-amati oleh 2 orang tentara Israel yang bersenjata lengkap. Setelah mereka konfirm dengan agen lokal dan lampu hijau dari keamanan, portal dibuka, masing-masing peserta melewati pos sambil menunjukkan paspornya, menuju ruangan imigrasi Israel. Di sini koper-koper akan diterawang x-ray. Sebelumnya waktu masih di dalam bus Mesir, kami sudah dibriefing oleh TL bagaimana bersikap selama di Imigrasi Israel. Orang Ambon bilang intinya "Jang Cakadidi.." hehehe Biasanya petugas imigrasi Israel akan bertanya Apakah semua barang bawaan ini milik anda? Apakah anda sendiri yang mengepaknya? Apakah anda membawa barang-barang titipan? Apakah anda kenal semua rombongan anda? Selanjutnya beberapa paspor di antara peserta akan dipisahkan dan ditahan sebentar oleh mereka. Dan secara acak peserta digeledah kopernya. Bahkan ketika koper sudah lolos di X-Ray, mereka akan ambil barang-barang yang menurut mereka perlu untuk di X-Ray khusus. Sampai-sampai Pop-Mie dan buku-buku yang tebal masuk terawang lagi...hehehe Sempat terjadi masalah kecil saja, salah satu peserta ada yang menggunakan celana panjang loreng, khas tentara. Walhasil, beliau ditahan dan diinterogasi lebih lama, sekitar 30 menit. Mungkin dikira anggota militer. Tapi PTL, semua lancar tidak ada masalah. Jam semua sudah selesai proses imigrasi, semua paspor sudah dicap masuk Israel. Di luar kami sudah ditunggu guide lokal Israel yang bernama Eran. Dari Taba Border, kami melanjutkan perjalanan menuju Ein Boqeq, tempat hotel dan resort di tepi Laut Mati. Lama perjalanan sekitar 2,5 jam. Jam sudah tiba di hotel Daniel Dead Sea and Spa. Setelah pembagian kunci kamar, peserta buru-buru ganti baju, karena mau mengapung di Laut Mati. Saya tidak ikutan nyemplung, jadi paparazi saja. Ambil foto mereka-mereka yang mau mengapung. Laut Mati ini menarik, karena kadar garamnya mencapai 33,7 %. Kira-kira 8-9x lebih asin dari laut biasa. Karena tidak ada mahluk yang bisa hidup di dalamnya, maka disebut Laut Mati. Berat jenisnya mencapai 1,240 kg/L itulah yang membuat kita bisa mengapung. Laut Mati ini dibagi 2 wilayah, sisi Barat milik Israel dan timurnya milik Yordania. Sumbernya berasal dari aliran sungai Yordan. Oh ya di Timur Tengah saat ini sedang musim dingin, jadi matahari cepat sekali terbenam. Jam sudah gelap gulita, hanya lampu jalanan saja yang menerangi. Setelah puas mengapung dan jepret sana sini, kami kembali ke hotel untuk makan malam dan beristirahat. Mejeng dulu setelah mengapung Daniel Dead Sea Hotel
Langsungkita menuju Taba border, perbatasan Mesir dan Israel di pinggir Laut Merah (teluk Akaba). mampir makan siang di Han Kan Restaurant (Chinese dan Korean food) di kota Nuweiba. Waduh mantap dan lezat masakannya, cuma mesti cepat-cepat, karena kami mesti segera ke border. Di sini kami berpisah dengan guide lokal Mesir, Amin dan Ahmed.
Tel Aviv - Beginilah gambaran masa depan dunia traveling dari Israel. Ada tiket elektronik khusus agar traveler bebas berkunjung ke CNN, Minggu 14/3/2021, Israel memiliki 'green pass' dari program vaksinasi. Kebijakan ini menawarkan gambaran sekilas tentang masa depan di Israel bebas keluar masuk bar, kafe, restoran dan tempat-tempat umum lain dengan tanpa mengenakan masker. Sebelumnya, pegawai akan memindai sertifikat khusus, yakni green pass. Israel membanggakan salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia. Kini lebih dari 50% populasinya telah menerima dosis kedua vaksin hijau disahkan oleh Kementerian Kesehatan Israel. Dapat berupa dokumen fisik atau file yang bisa diunduh ke elektronik ini diperlukan untuk bisa beraktivitas ke tempat gym, makan di dalam restoran dengan kapasitas 75% dengan batas 100 orang, menghadiri pertunjukan teater dengan maksimal 500 orang di dalam ruangan. Bahkan traveler bisa menghadiri pertemuan di aula acara yang dihadiri hingga 300 pass Israel Foto CNNPerdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berkata di sebuah acara di Tel Aviv pada hari Senin bahwa pada awal April negara itu akan keluar dari cengkeraman virus Corona."Kami menandai lima juta orang divaksinasi dan dibukanya kembali ekonomi, hampir seluruhnya berada di bawah kebijakan green pass," kata Netanyahu."Kami hanya memiliki sedikit penduduk di atas usia 16 yang belum divaksinasi, satu juta orang lebih sedikit," imbuh dari daya tarik green pass adalah penguatan positif nasional, menurut pejabat pemerintah. Jika Anda ingin pergi ke gym atau pergi keluar bersama teman untuk makan malam dan menonton pertunjukan di dalam ruangan, Anda memerlukan izin Kesehatan Israel mengatakan saat ini ada orang yang terinfeksi virus tersebut. Total ada kematian sejak awal pandemi Corona. Simak Video "Bocah Tiga Tahun di Palestina Tewas Usai Terkena Tembakan Tentara Israel" [GambasVideo 20detik] msl/ddn WisataVirtual Ciptakan Pengalaman Baru Jalan-Jalan di Tengah Pandemi. Agregasi VOA "Kami berusaha mencari cara untuk melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan pengalaman jalan-jalan," ujar Evainna Ross kepada VOA Hingga akhirnya ia mendapat ide untuk melakukan wisata virtual lewat sebuah perusahaan dari Israel bernama Hop A Tour. Para
Sebelum merencanakan perjalanan ke Jordan / Yordania saya sempat kesulitan untuk menemukan bahan referensi tentang perjalanan kesini. Sangat sedikit data maupun tulisan yang berhubungan dengan perjalanan ini terutama yang berbahasa Indonesia, oleh sebab itu saya mencoba menulis sedikit ringkasan perjalanan kami selama di Jordan, Israel Yerusalem & Palestine Bethlehem & Yerikho. Semoga bisa membantu teman-teman semua untuk merencanakan perjalanan ke sini. Note Perjalanan ini dilakukan pada bulan Juli 2015, perubahan sistem dan ketidak akuratan data mungkin saja terjadi dikemudian hari. Kondisi Umum di Jordan Meski Jordan dikelilingi oleh banyak negara yang sedang dalam pertikaian, akan tetapi Jordan sendiri adalah negara yang sangat aman dan masyarakatnya sungguh baik terhadap turis. Kami bahkan sempat mengunjungi Jerash yang notabene jaraknya hanya 1 jam saja dari perbatasan Syria. Semuanya aman. Kondisi pariwisata sendiri di Jordan saat ini jauh mengalami banyak penurunan semenjak era ISIS. Banyak pengusaha travel, hotel dan restoran mengeluhkan hal ini. Sebagai contoh, driver kami di Wadi Rum sempat bercerita dulu mereka bisa dapet tamu sehari minimal satu orang. Namun sekarang dua minggu dapat satu tamu saja sudah syukur. Bahasa yang mereka gunakan disana adalah bahasa Arab, namun kebanyakan dari mereka dapat berbicara bahasa Inggris. Jadi kamu tidak akan menemukan kesulitan yang berarti disana. Jika ada yang tidak bisa berbahasa Inggris, maka orang Jordan disekitar kamu juga tidak segan untuk membantu menterjemahkan bahasa Arab ke bahasa Inggris. Mata uang disana menggunakan JOD Jordanian Dinar yang mana 1 JOD Rupiah July 2015. Bawalah uang USD secukupnya. Tidak sulit menemukan money changer disana. Untuk sekali makan menu standard adalah sekitar 4-8 JOD. Tergantung apa yang dimakan dan di daerah mana kita makan. Makanan utama disana adalah roti dan daging Kebab. Untuk satu simple kebab roti dan isinya irisan daging sekitar JOD, satu menu simple yang komplit sekitar 2-4 JOD roti, daging, salad, kentang goreng. Di rumah makan air mineral ukuran kecil 500ml seharga 1 JOD. Untuk sedikit menghemat kita biasa beli air mineral di luar 1,5Ltr 1 JOD lalu simpen dalam tas. Trus dibawa ke resto buat diminum. Kalo dia nanya mau minum apa? bilang aja, “no, thanks.. I’m good.” 😀 Penerbangan Kami menggunakan Oman Air dengan rute Jakarta – Muscat, Oman – Amman, Jordan pp. Untuk kelas kami yang sangat terbiasa dengan budget airlines, Oman Air cukup mewah untuk penerbangan jauh. Terdapat 1x makan dan 1x snack serta unlimited air alkohol tidak ada, dan 1x makan untuk penerbangan jarak dekat. In Flight Entertainment berupa tv dan banyak hiburan seperti Film Terbaru, Music dan Games juga tidak kalah serunya. Visa Jordan Visa jordan bisa didapatkan di Bandara VOA seharga 40 JOD. Jika kamu tidak memiliki JOD kamu bisa menukarkannya di Money Changer dekat dengan loket VOA. Money Changer di Airport ini meminta tarif tax fee sekitar 9 JOD untuk sekali transaksi. Proses VOA sangat gampang, syaratnya cuman Passport dan uang 40 JOD. Proses tidak lebih dari 5 menit namun tergantung antrian. Transportasi di Jordan Taxi di Jordan lumayan menguras dompet, sebagai perbandingan Dari Airport Queen Alia ke Hotel kami di Amman 36km tarifnya sekitar 25 JOD /450rb. Dari Wadi Mousa / Petra ke Dead Sea 200km tarifnya sekitar 85JOD / 1,6jt / mobil 4 penumpang Solusi hemat untuk Taksi adalah cari temen seperjalanan yang sama biar bisa share taxi. Sedangkan untuk Bus jauh lebih hemat namun tidak semua jalur perjalanan dilalui oleh Bus Dari Amman ke Jerash 41km tarifnya sekitar 1JOD / 19rb Dari Amman ke Wadi Mousa / Petra 243km tarifnya sekitar 7JOD / 130rb Untuk beberapa rute yang tidak dilalui oleh Bus adalah dari Wadi Mousa / Petra ke Hotel di Dead Sea. Solusinya adalah naik bus dari Wadi Mousa ke Amman setelah itu naik taksi ke Dead Sea. Bus ke Amman dari Wadi Mousa tersedia pagi sekali ato sore sekitar jam 5, selebihnya tidak ada jadwal bis. Kendala lain menggunakan bus adalah dia tidak akan berangkat kalo busnya belum penuh, jadi ya sabar aja. Jordan ke Israel lewat King Hussein Bridge jalan darat Menurut kami prosesnya sebenarnya tidak terlalu ribet, semua tergantung dari banyaknya orang yang ingin menyebrang dan mood petugas imigrasi D. Ada dua jalur yang bisa digunakan untuk menyebrang ke Israel, lewat Utara yaitu Amman King Hussein Bridge ato lewat Jalur selatan di Aqaba. Sisi Jordan namanya King Hussein Bridge dan sisi sebrangnya punya Israel adalah Allenby Bridge. Berikut adalah step by step proses Jordan ke Israel Janjian ama sopir taksi biar pagi gak ribet. Hotel Amman ke King Husein Bridge tidak ada jalur bus jadi mesti pake taksi. Ratenya sekitar 25JOD ato kalo bisa nemu temen bisa share 15JOD lumayan hemat. Berangkatlah pagi. Dari Amman ke King Hussein Bridge 45km sekitar 1jam. Kita akan tiba di stasiun bus King Hussein Bridge. Mintalah kertas kecil ke petugas untuk mengisi formulir kecil dan sertakan passport kamu. Lalu daftarlah di loket yang telah disediakan. Setelah selesai dilakukan pengecekan dan validasi, petugas akan mempersilahkan kamu menunggu di Bus dan passport kamu akan diberikan di dalam bus tersebut. Tiket bus juga bisa dibayar di loket bus seharga 7 JOD/org Jika kamu membawa tas ato koper gede, maka kamu bisa menggunakan bagasi bus namun harus membayar extra 1,5JOD / tas Bus jordan terkadang memiliki fasilitas wifi jadi lumayan bisa buat eksis 😀 Bus berangkat dari King Hussein Bridge ke Allenby Bridge. Ditengah perjalanan bus akan berhenti dan petugas imigrasi akan memeriksa passport kita di dalam bus. Jangan mengambil gambar apapun selama proses imigrasi di Israel karena Haidy sempat digeledah hapenya untuk dicek apakah mengambil poto ato tidak 😀 Setelah tiba di Israel Allenby Bridge, proses pertama adalah pengecekan passport dan diberi sticker. Bagi yang membawa tas / koper gede wajib memasukan ke counter barang untuk discan dan tas tersebut akan kita terima diakhir proses pemeriksaan sebelum pintu exit nanti. Mintalah bukti bagasi mirip kaya bukti bagasi di pesawat. Untuk yang menggunakan tas gede namun masih bisa dipanggul seperti kami bakcpack, bisa skip untuk proses bagasi tersebut. Lumayan hemat waktu jika lagi penuh orang. Setelah itu kita masuk ke dalam ruangan scan tas dan passport dicek lagi untuk ke dua kalinya. Setelah itu passport akan dicek lagi untuk ke tiga kalinya dan ini adalah proses menegangkan dimana jika dia tidak suka dengan kamu maka dia akan banyak nanyanya. Jika kamu lagi hoki seperti kami dia akan memberikan visanya dengan senyum lebar sambil bicara bahasa indonesia ! Simpanlah visa ini dengan baik karena sangat diperlukan untuk pulang nanti. Setelah itu kita menuju counter terakhir disini dan visa kita tadi dibolongin dengan pelubang. Jika kamu di awal tadi menyerahkan tas kopermu maka disini kamu bisa ambil lagi tepat setelah counter pemeriksaan terakhir. Dan violaaa, kamu telah resmi menginjakan kaki di Holyland ! Berikut adalah step by step proses Israel ke Jordan Ketika tiba di Allenby Bridge, tas gede wajib dititipin ke porter yang telah menunggu dan kita menerima bukti bagasi. Menuju counter yang telah disediakan untuk menerima “Exit Pass”. Setelah itu menuju ke loket pembayaran dan harus membayar Exit Fee sebesar 50USD dapat dibayar menggunakan credit card. Setelah itu pengecekan Passport dan Exit Pass. Untuk turis non Palestina, kita disediakan tempat menunggu khusus. Disini kita bisa meliat bahwa tas kita udah siap di atas trolley. Bus yang menjemput datang, tas gede kita akan dimasukan ke dalam bus oleh petugas bagasi. Kita membayar biaya bus sebesar 7JOD / orang dan / bagasi. Seperti yang saya bilang di atas, bus akan jalan jika penumpang sudah penuh. Solusinya kita bisa kompakan untuk ngasih tips suka rela ke sopir bus biar dia bisa cepet jalan. Setelah tiba di Jordan King Hussein Bridge, barang kita discan dan pengecekan passport ke counter yang telah disediakan. Setelah itu kita resmi masuk Jordan. Di sini transport yang ada cuman taksi. Tawarlah taksi semaksimal mungkin ato cari temen biar bisa share ke kota Amman. ISRAEL & PALESTINE Untuk bisa mengunjungi Israel kita sebagai orang Indonesia perlu memiliki visa Israel. Karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel maka kedutaan terdekat ada di Singapore. Solusi lainnya adalah kamu bisa mengikuti tour ke Israel yang disediakan oleh agen travel resmi di Indonesia. Bagaimana dengan kami yang biasa jalan-jalan sendiri dan jarang ikut tour? mungkinkah kami memiliki visa israel dan bisa jalan-jalan bebas selama di Israel? kami menemukan jawaban yang bagus di blog ini. Akhirnya kami diperkenalkan dengan ibu Cecilia – 0812-94369777 yang bersedia membantu kami mendapatkan Visa Israel, hotel dan tour secara SIC Seat-in-Coach Tours Tour yang gabung ama turis mancanegara lainnya. SIC biasanya dimulai pukul 9 pagi sampai dengan 4 sore. Selebihnya seperti biasa kami bisa jalan-jalan sendiri secara bebas. SIC juga tidak include makan siang. Biasanya tour leader akan mengajak kamu makan siang ke tempat yang OK. Tempat OK harga makanan juga tentunya mengikuti 😀 Ada dua solusinya, tidak makan ato pilih makanan yang paling murah D. kita ketemu kok ama bule yang milih ngga makan disana. Makanan di Israel juga sama mahalnya seperti di Jordan, untuk sebuah roti isi bisa kamu dapatkan dengan harga sekitar 16 Nis / 60rb. Berbeda dengan di Jordan, di Israel kita dapet hotel dengan akses air minum gratis, jadi lumayan menghemat 😀 Kota Tua Yerusalem adalah tempat favorit jika berkunjung kesini. Sebagian tempat juga buka sampe malam. Selama di Israel setelah mengikuti SIC, kita setiap sore sampai malam selalu berkunjung kesana. The Church of the Holy Sepulchre adalah tempat favorit bagi saya. Entah karena tempatnya yang bersejarah bagi umat kristiani ato karena kalo sudah sore menjelang malam tempat ini agak sepi. Jadi sangat enak untuk duduk santai sambil menikmati suasana rohani yang ditawarkan. Menurut saya keadaan disana sangat aman, kami bahkan menyusuri kota tua Yerusalem setiap malam. Kalo pun ada anak-anak iseng yang minta duit ama permen, kamu bisa tolak dengan senyum sambil nunjuk jari ke atas yang artinya biar Allah yang akan memberikan apa yang kamu minta 😀 Kota tua Yerusalem terbagi menjadi 4 bagian, Islam, Kristen, Yahudi dan Armenia yang masing-masing punya tempat bersejarahnya sendiri. Kami sempat mengunjungi semua bagian disana kecuali memasuki daerah Masjid Al Aqsa karena di cegat oleh polisi yang berjaga, entah karena apa alasannya 😦 Rincian perjalanan kami selama di Israel dapat kamu download di Itinerary kami ya 🙂 JERASH Jerash adalah salah satu tempat wisata terkenal di dekat kota Amman yang berupa bangunan bersejarah peninggalan bangsa Romawi. Jadi jika kamu sedang di Amman, sempatkanlah untuk mampir kesini. Dari Amman kamu bisa naik taksi ke stasiun bus, bilang saja minta diantar ke stasiun bus ke Jerash. Sopir taksi sudah paham dengan hal ini, tarifnya minta saja pake meter taksi sekitar 2 JOD. Selanjutnya silahkan menunggu penumpang bus penuh, bisa cepat bisa lambat, tergantung hoki 😀 Pengalaman kami menunggu bis penuh selama 1 jam. Jika tidak ingin menunggu ato kamu sedang buru-buru, kamu bisa tawar menawar dengan taksi dekat hotel. Biasanya mereka meminta tarif sekitar 30JOD untuk mengantar, menunggu dan kembali ke hotel. Jika menggunakan bus, mintalah sopirnya untuk berhenti di depan pintu masuk Jerash karena pintu masuknya tepat berada di seberang jalan. Tiket masuk Jerash 8 JOD/orang. Untuk kembali ke Amman agak sedikit membingungkan, karena agak susah mencari bus yang lewat. Coba pastikan saja kepada bus yang lewat apakah mereka menuju Amman. Jika benar maka kamu bisa naik dan turun di Amman. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan naik taksi ke Hotel. PETRA Petra adalah salah satu tempat wisata terkenal di Jordan, nama daerahnya adalah Wadi Mousa. Untuk sampai kesini kamu bisa menggunakan bus dari Amman. Bilang saja kepada sopir taksinya minta diantar ke bus stasiun yang menuju Wadi Mousa. Tarif bus ke Wadi Mousa dari Amman adalah 7 JOD 3 jam perjalanan. Tarif penginapan di Wadi Mousa sangat bervariasi, semakin dekat dengan Petra semakin bagus, mewah dan mahal. Daerah Wadi Mousa adalah area perbukitan, sementara Petra berlokasi di bagian bawah. Hotel yang lumayan terjangkau biasa berletak di Wadi Mousa bagian atas. Tarif taksi dari Hotel di Wadi Mousa bagian atas menuju ke Petra sekitar 2JOD tawar menawarlah dengan sopir taksinya. Seperti tempat wisata pada umumnya, harga makanan dan minuman di lingkungan Petra lebih mahal dari biasanya. Solusinya kami biasa membawa bekal dari resto di sekitar penginapan dan membawanya kesana. Air minum botol besar 1,5ltr di dalam lingkungan Petra harganya sekitar 1 JOD. Lebih mahal 2x lipat daripada diluaran. Ada beberapa warung juga memiliki wifi lumayan buat update poto D Tarif tiket masuk Petra selama 2 hari adalah sekitar 55JOD/1Jtan. Dua hari disana menurut kami sangat cukup. Hari pertama kami mengunjungi daerah 1,2,3,4 dan daerah tengah pada peta. Hari kedua kami mengunjungi Al Deir the Monastery waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dari pintu masuk depan adalah sekitar 2 jam berjalan kaki. Jika kamu hobi jalan kaki dan suka melihat hal baru, maka itinnerary ini boleh di coba 😀 Perlu waktu sekitar 45menit – 1 jam berjalan kaki dari pintu masuk depan sampe ke Treasury 2. Di pintu masuk ada banyak penyedia jasa kuda, keledai ato pun kereta kuda yang menawarkan jasa transport untuk sampe ke Treasury dengan motif rayuan “everything is all included in your ticket”. Memang benar tulisannya di tiket seperti itu. Tapi harap “berhati-hati”, ini hanyalah trik mereka. Sesampainya disana, mereka akan meminta Tips sebesar 5JOD ato lebih. Jika tidak, mereka akan dengan setia mengganggu perjalanan anda selama disana 😀 Enjoy ! Jika kamu orang yang punya fisik Ok dan suka jalan kaki, kamu tidak perlu menggunakan jasa mereka. Tapi jika tidak, kehadiran mereka sangat membantu turis yang ada. Mereka juga perlu uang untuk hidup bukan? Tipsnya mungkin bisa kamu bayar dengan tawar menawar di awal untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Waktu yang tepat untuk mengambil gambar di Petra adalah pagi hari ato sore hari sore biasa sepi dan lighting bagus. Di Petra juga memiliki acara “Petra By Night” yaitu mereka memasang banyak sekali lilin disekitar the Treasury. Acara ini yang biasanya diadakan 2-3x dalam seminggu dengan biaya sebesar 17 JOD dan ticketnya bisa juga kamu beli dari hotel tempat kamu menginap. WADI RUM Wadi Rum adalah lembah terluas yang ada di Jordan. Jika kamu ingin merasakan hidup di dalam kemah layaknya suku Bedouin ini adalah lokasi yang tepat. Suku Bedouin adalah salah satu suku terkenal di Arab yang hidupnya nomaden dan tinggal dengan kemahnya yang khas. Ada banyak agen travel yang menawarkan tour disini, baik yang sekedar ingin berkeliling dan meliat langsung gurun pasir dengan mobil 4×4 ato bahkan sampai tinggal di kemah khas mereka. Kami menggunakan jasa Classic Wadi Rum Tours untuk private day tour selama 8 jam dan menginap selama semalam. Reviewnya bisa kamu baca di sini. Biaya tour tergantung pada paket yang kamu pilih dan banyaknya jumlah peserta. Untuk menuju Wadi Rum dari Wadi Mousa bisa menggunakan bus yang bisa kamu pesan di hotel kamu menginap sehari sebelumnya dengan tarif 7 JOD/orang. Bus ini akan menjemput kamu langsung ke Hotel pagi sekali. Jika kamu ingin waktu yang fleksibel kamu bisa menggunakan taksi dengan rate sekitar 30 JOD / sekali jalan. Tiket masuk Wadi Mousa adalah 5 JOD/orang. Biasanya sopir bus dan penjaga pintu masuk sudah mengetahui kamu akan dijemput oleh tour milik siapa, jadi kamu tinggal duduk manis dan tenang 😀 Tour ini akan mengantarkan kamu mengunjungi tempat-tempat yang biasa dikunjungi. Tak jarang dia akan menurunkan kamu untuk jalan kaki. Kalo kamu ngga kuat kamu bisa bilang ke Driver untuk langsung lewat, tapi rasanya sayang kalo udah bayar mahal untuk tidak dinikmati bukan? dan cara yang paling pas emang dengan berjalan kaki 😀 Di akhir tour kamu akan diantar ke kemah khas suku bedouin dan menikmati makan malam yang dimasak secara tradisional di dalam tanah. Keesokan pagi harinya kamu akan di jemput dan diantar ke meeting point untuk kembali menggunakan bus ke Wadi Mousa tarif 7 JOD/orang. DEAD SEA Tidak ada transport ke sini selain menggunakan taksi. Di daerah Dead Sea sulit menemukan hotel murah dan kalo pun ada biasanya reviewnya tidak terlalu bagus. Untuk itu kita harus legowo untuk bayar resort yang agak mahal 😦 Tidak ada tempat makan di daerah sana, selain makan makanan hotel yang pasti harganya lumayan mahal. Solusinya adalah siapkan bekal makan siang dan malam sebelum sampai daerah disana. Jangan lupa untuk sembunyikan makanan dan minuman tersebut di dalam tas kamu karena setiap hotel akan melakukan scanning dengan barang bawaan kita. Semoga beruntung 😀 Jika kamu tidak ingin menginap disana, kamu bisa tinggal di Madaba, kota kecil dekat dengan daerah Dead Sea 37 km. Dari madaba kamu bisa sewa taksi pp ke daerah Dead Sea dan masih bisa merasakan pengalaman mengapung di Laut Mati dengan entrance fee sekitar 8-10 JOD. Karena kandungan garamnya yang sangat tinggi, kita tidak bisa berlama-lama kok mengapung di Laut Mati paling mentok 15 menit udah terasa perih-perih apalagi kalo ada luka, nyesss buanget D. Jika masih belum puas kamu bisa berbilas dengan air shower dan kembali mengapung lagi. Faktanya disana kita tidak bisa berenang dan hanya mengapung dengan posisi terlentang. Jangan lupa mencoba melumuri badan kamu dengan lumpurnya yang terkenal itu, mengapung di Laut Mati dengan badan penuh lumpur akan menjadi cerita seru bagi cucu kamu kelak 😀 MADABA Madaba adalah kota kecil sekitar 32km dari Queen Alia Internasioal Airport , sehingga sangat cocok untuk perhentian terakhir. Dari Hotel Dead Sea menuju ke Madaba kamu bisa meminta sopir taksi untuk berhenti di Mt. Nebo dengan menambah ekstra 5 JOD untuk fee dia nunggu kamu selama maksimal 40 menit. Tiket masuk Mt. Nebo adalah 1 JOD/orang. Madaba yang terkenal dengan sebutan kota mosaik ini, tidak banyak tempat yang dapat kamu kunjungi. Kami hanya mengunjungi Gereja Mosaik St George’s Church dengan membayar tiket masuk sebesar 1 JOD di toko tepat sebelah gerejanya. Church of St. John the Baptist, disini kamu bisa masuk ke bagian bawah gerejanya yang ternyata lebih asyik dari penampilan luarnya dan kamu bisa naik ke atas tower bell nya untuk meliat pemandangan kota Madaba dari atas. Di gereja ini juga kami sempat merasakan sensasi mengikuti misa dengan bahasa Arab 😀 Di sekitar kota Madaba banyak sekali dijumpai toko oleh-oleh. Jadi ini adalah tempat dan saat yang tepat untuk kamu shoping ! jangan lupa untuk tetap melakukan tawar menawar Kesimpulan Jordan, Yerusalem dan Bethlehem adalah tempat yang aman untuk kamu kunjungi. Selain fisik dan mental, persiapan penting adalah uang. Karena negara ini termasuk negara dengan biaya hidup yang mahal dan untuk itu kamu harus mempersiapkannya dengan baik. Pertanyaan yang paling sering kami terima setelah pulang dari perjalanan adalah “Gimana perjalanan mu dan habis berapa?”. Jawaban – kami percaya bahwa setiap perjalanan akan memberikan kesan dan pengalaman berbeda bagi siapa saja yang menjalaninya, masing-masing orang punya pandangan tersendiri tentangnya, bagi saya pribadi perjalanan ini lumayan menguras isi dompet akan tetapi pengalaman yang kamu dapatkan akan sebanding dengan apa yang kamu keluarkan. Kami bisa mengunjungi tempat-tempat suci yang selama hidup kami hanya bisa ditemui dalam Alkitab, melihat sendiri kemegahan Petra, bermalam di tengah gurun pasir dalam kemah suku Bedouin, menikmati sensasi mengapung di Laut Mati, merasakan kehangatan dan kebaikan khas timur tengah, serta banyak pengalaman berharga lainnya yang tidak mungkin dirincikan satu-satu. Rincian pengeluaran dan data lengkap lainnya bisa kamu liat di Itinerary Jangan takut kalo jalan sendiri, justru terkadang tersesat itu menyenangkan. Ada aplikasi GRATIS yang biasa saya gunakan kalo lagi jalan-jalan sendiri di luar negeri namanya applikasi ini bisa kamu gunakan secara offline jadi ga perlu pake paket data dan sim card negara sana, cukup mengaktifkan handphone dan location servicenya saja untuk mengaktifkan fitur gpsnya, jangan lupa download peta negara tujuan sebelum kamu berangkat. Akhir kata semoga panduan alakadarnya ini bisa membantu kamu semua untuk mempersiapkan perjalanan ke sana. Percayalah, setiap usaha dan pengorbanan kamu untuk mewujudkan sebuah perjalanan akan sebanding dengan indahnya memori yang akan kamu dapatkan kelak. Never Stop Travelling !!! ~Amank Sandi~ // Post navigation
Takhanya satu, di Elim terdapat 12 mata air dan 70 pohon kurma yang pernah menjadi tempat berkembah orang-orang Israel. Rafidim menjadi tempat lain yang patut Anda kunjungi karena di sana Nabi Yoshua berhasil mengalahkan suku Amalek. Pada sore hari, bila tidak lelah, Anda dapat pula untuk mendaki Gunung Sinai yang terkenal itu.
Jalan jalan Travelling ke Israel / Tempat Wisata di IsraelApakah Anda sedang mencari Asuransi Perjalanan Allianz ke Israel Allianz Travel Insurance ke Israel? Atau Apabila Anda adalah orang yang sering travelling dalam setahun, mungkin Anda tertarik untuk membeli Asuransi Perjalanan Tahunan Allianz Annual Allianz Travel Insurance yang berlaku selama 1 Tahun untuk ke semua destinasi di seluruh dunia termasuk perjalanan ke luar negeri dan dalam menyediakan Asuransi Perjalanan Allianz ke Israel atau ke negara manapun di seluruh dunia termasuk Asuransi Perjalanan Allianz untuk perjalanan di dalam negeri dengan harga yang sangat itu Kami juga menjual Kartu SIM Sim Card dan menyewakan Modem Wifi Portabel untuk internetan selama berada di Israel atau di negara manapun di seluruh dunia. Jadi bagi Anda yang membutuhkan koneksi internet selama berada di Israel atau di negara manapun, silahkan menghubungi kami untuk memesan SIM Card atau Modem bagi Anda yang mau mengabadikan perjalanan Anda selama di Israel, Anda dapat juga menyewa Jasa Fotografer Profesional di Israel dengan menghubungi Kami. Kami menyediakan Jasa Fotografer yang siap untuk melakukan sesi pemotretan bagi Anda di manapun di seluruh dunia dalam negeri maupun luar negeri.Apakah Anda mengetahui betapa menyenangkan melakukan jalan-jalan ke Israel? Didukung dengan adanya objek wisata yang sangat banyak, membuat Israel sebagai tempat tujuan liburan yang menyenangkan. Anda bisa jalan-jalan ke Israel mendatangi berbagai tempat wisata yang berada disetiap kota. Salah satu kota yang paling terkenal memiliki jumlah wisata terbanyak yaitu kota ke Israel Mengunjungi Tempat Wisata Unik dan Bersejarah Anda pasti tidak menyangka jika Israel memiliki tempat wisata yang unik. Kebanyakan tempat wisata yang berada disana unik dan memiliki cerita sejarah tersendiri, jadi sambil berkunjung Anda bisa mempelajari sejarah cerita sejarah tempat wisata merupakan hal bagus, karena Anda bisa belajar dan menambah wawasan merupakan berbagai tempat wisata di Western Wall TunnelsWestern wall tunnel sebutan lain dari terowongan barat. Terowongan yang menawarkan keindahan eksotis memiliki pondasi cukup kuat. Sebagian besar wisatawan penasaran dengan cara pembuatan pondasi terowongan yang penasaran bisa dihilangkan dengan melihat proses pembangunan diujung terowongan. Disana Anda bisa menyaksikan cerita pembangunan terowongan melalui rekayasa sains yang ditambahkan sentuhan zaitunJalan-jalan ke Israel mengunjungi bukit zaitun adalah pilihan yang tepat. Sebenarnya bukit zaitun merupakan pegunungan yang berada dibagian timur Israel namun, kenapa disebut dengan bukit?Karena dilereng pegunungannya terdapat kebun zaitun sehingga masyarakat disana menyebutnya dengan bukit zaitun. Pemandangan disekitar bukit zaitun sangat bagus, Anda bisa menikmati pemandangannya sambil bersantai dibukit of the RockDome of the Rock merupakan batu raksasa yang didirikan untuk menjadi saksi bahwa Nabi Muhammad telah melakukan perjalanan Isra’ dan Mi’ batu bersejarah dibangun dikawasan Masjid Al-Aqsa. Pembangunan Dome of the Rock memakan waktu selama 4 tahun. Proses pembangunan dilakukan oleh arsitek dan tukang yang sangat handal sehingga hasil bangunan Dome of the Rock begitu Al-AqsaBagi Anda yang jalan-jalan ke Israel, jangan sampai melewatkan untuk berkunjung ke masjid Al-Aqsa. Perlu diketahui bahwa masjid Al-Aqsa merupakan tempat yang sangat bersejarah bagi umat Al-Aqsa merupakan tempat Nabi Muhammad diangkat ke Sidratul Muntaha, pengangkatan tersebut dilakukan setelah Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram yang berada di macam tempat wisata di Israel diatas memiliki daya tarik tersendiri sehingga mampu menarik perhatian para wisatawan mancanegara untuk datang kesana. Banyak wisatawan yang datang hanya untuk sekedar mampir atau jalan-jalan ke Israel dalam waktu beberapa liburan dengan mengunjungi tempat wisata diatas merupakan hal yang sangat menyenangkan, karena disetiap tempat wisata Anda bisa melakukan kegiatan Beli Asuransi Perjalanan Travel Insurance ke Israel? Klik di siniMau Beli Asuransi Perjalanan Travel Insurance Tahunan yang berlaku selama 1 Tahun ke Seluruh Dunia Luar Negeri dan Dalam Negeri? Klik di siniMau Beli Kartu SIM Sim Card Internasional untuk koneksi internet ketika berada di Israel? Klik di siniMau Sewa Modem Wifi untuk koneksi internet ketika berada di Israel? Klik di siniMau Sewa Fotografer Profesional di Israel? Klik di siniMau Jadi Anggota Priority Pass untuk Akses ke Airport Lounge di Bandara Israel? Klik di siniMau Beli Tiket Japan Rail Pass JR Pass untuk naik Shinkansen Kereta Api Cepat Sepuasnya selama berada di Jepang? Klik di siniMau Urus Paspor Biasa dan Paspor Elektronik E-Paspor? Klik di siniMau Urus Visa Kunjungan ke Israel? Klik di siniMau Pinjam Dana Tunai untuk Travelling ke Israel? Klik di siniMau Beli Tiket Kapal Pesiar Internasional Cruise? Klik di siniMau Beli Voucher Hotel di Israel? Klik di siniMau Beli Tiket Pesawat ke Israel? Klik di sini
\n pengalaman jalan jalan ke israel
Jadikalau anda datang ke Israel dan menginap di hotel dengan pemilik orang Yahudi maka anda tidak akan dapat menemukan daging ham, bacon dan sosis yang biasanya selalu muncul sebagai menu sarapan di dalam hotel pada negara lain. Setelah selesai makan kami segera check out karena pihak tour ternyata lebih awal datang menjemput kami.
.